TNI AU Dirikan Posko Siaga Hingga Perbaiki Rumah Warga yang Terdampak Gempa Bumi Yogyakarta

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat dengan mengerahkan sejumlah satuannya untuk membantu upaya penanggulangan bencana gempa bumi yang mengguncang Yogyakarta pada Jumat (30/6) malam pekan lalu.
Adapun satuan TNI AU yang dikerahkan dalam operasi militer selain perang (OMSP) kali ini meliputi personel Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara (AAU) dan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 474 Kopasgat.
Baca Juga: Perkuat Sishankamrata, Kodam III/Slw Serahkan Kendaraan Gulben Hingga Fin Komodo Kepada Babinsa
Mereka telah dikerahkan sejak Minggu (2/7) untuk menyerahkan bantuan kebutuhan pokok serta membantu perbaikan rumah dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa di dua wilayah terdampak, yakni Gunung Kidul dan Bantul. Sehari berselang, personel gabungan TNI AU kemudian menyiapkan dan mendirikan posko siaga untuk para korban gempa.

Komandan Lanud Adisutjipto, Marsma TNI Dedy Susanto yang berkesempatan meninjau langsung korban gempa di Desa Pacarejo, Kabupaten Gunung Kidul menungkapkan, keterlibatan unsur TNI AU dalam upaya penanggulangan bencana ini merupakan instruksi langsung Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
“Yang dilakukan oleh personel TNI AU bertujuan untuk membantu, meringankan dan memulihkan dampak gempa. Untuk itu Lanud dirikan dan siapkan Posko Siaga peduli gempa di Lapter Detasemen TNI AU Gading, Gunung Kidul,” tambah Dedy dikutip dari keterangan foto dalam instagram resmi TNI AU, @militer.udara, Selasa (4/7).
Baca Juga: Antisipasi Ancaman Hybrid Warfare, TNI AL Gelar Pelatihan Teknis Pengoperasian Peralatan Sandi
Selain itu, TNI AU juga dilaporkan menerjunkan para penerbang sport dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) untuk melakukan pemantauan udara dengan menggunakan pesawat sport.
Mereka juga dikerahkan untuk mencari titik korban gempa yang belum tersentuh bantuan untuk selanjutnya mengkoordinasikan secara intensif hasil temuan tersebut dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB) Gunung Kidul. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































