TNI AU dan RTAF Berencana Gelar Helicopter Under Water Escape Training

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Thai Armed Forces (RTAF) berencana untuk menggelar pelatihan bersama yang bertajuk helicopter under water escape training (HUET).
Rencana tersebut terungkap saat delegasi RTAF, yang dipimpin oleh Surgeon General of Medical Office, Support Service Department RTARF Major General Supakit Khambanonda, mengunjungi Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Lakespra) dr Saryanto, Jakarta, Kamis (25/5). Kedatangan rombongan RTAF disambut langsung oleh Kepala Lakespra (Kalakespra) TNI AU Marsma TNI Roikhan.
Baca Juga: Ratusan Prajurit Tanah Rencong Pulang Kampung Setelah Bertugas di Bumi Cendrawasih
Pada kesempatan tersebut TNI AU dan RTAF membahas sejumlah upaya dan langkah strategis untuk meningkatkan kerja sama militer, di mana salah satu fokusnya adalah pada bidang kesehatan bilateral Thainesia Military Medicine.

“Kerja sama bidang kesehatan dengan RTARF di antaranya bidang penelitian dan peningkatan kompetensi personel kesehatan kedua negara. Ke depan, rencananya akan diadakan pelatihan bersama dengan tajuk helicopter under water escape training,” tulis TNI AU dalam akun instagram @militer.udara.
Baca Juga: Pangdam Kasuari Sebut Situasi di Wilayah Papua Barat Aman Permanen
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (26/5), pelatihan helicopter under water escape training merupakan sebuah pelatihan yang bertujuan untuk mengingatkan kembali awak pesawat tentang prosedur yang harus mereka lakukan saat terjadi emergency, terutama jika pesawat mendarat di air (sungai, danau, laut).
Untuk latihan ini, Lakespra TNI AU dilengkapi dengan sebuah alat simulasi yang didesain menyerupai kabin pesawat dan helikopter angkut. Alat tersebut juga dapat diputar dengan berbagai posisi, sehingga dapat melatih prosedur penyelamatan dengan berbagai kondisi. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































