TNI Ambil Alih Bandara Sugapa Setelah Gangguan Keamanan pada 2021

Jakarta, IDM – TNI lewat Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Komando (Yonko) Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara mengambil alih operasional Bandar Udara Bilorai Sugapa, Papua Tengah, Jumat (1/8).
Ambil alih bandara itu pertama kali dilakukan sejak insiden pada 2021. Saat itu, Organisasi Papua Merdeka (OPM) membakar Bandara Bilorai.
Gangguan keamanan tersebut membuat petugas Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) dan AirNav Indonesia dievakuasi.
Baca Juga: Tutup Pelatihan Geospasial Intelijen, Asintel KSAU: Prajurit Dibekali Beberapa Kemampuan
Kini, operasional bandara sepenuhnya di tangan personel militer dari Satgas Yonko 465 Kopasgat.
Prajurit Kopasgat mengatur lalu lintas udara secara manual dengan mengandalkan komunikasi radio, pengamatan visual, dan koordinasi taktis.

“Kami terus menjalankan tugas untuk memastikan operasional bandara berjalan dengan lancar dan aman,” ucap Komandan Sektor (Dansektor) IV Satgas Kopasgat Lettu (Pas) Dimas Yusup lewat keterangan tertulis, dikutip dari tni-au.mil.id.
Danpos Kopasgat Sugapa Lettu (Pas) Gugus Rinjani menambahkan bahwa dengan koordinasi dan kesiapsiagaan, prajurit akan terus menjaga agar penerbangan tetap aman.
Baca Juga: TNI Bantah Gunakan Gereja Sebagai Pos Satgas di Papua
Tercatat pesawat jenis rotary wing atau helikopter TNI AU berhasil mendarat. Selanjutnya, berturut turut pesawat jenis Caravan dari Smart Air dan Rivan dapat melakukan take off and landing sebanyak 15 sampai 20 penerbangan setiap harinya.
Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) III Marsda TNI Azhar Aditama sebelumnya telah mengecek kesiapan TNI AU membuka kembali Bandara Sugapa.
Azhar berharap kehadiran prajurit Yonko 465 Kopasgat secara langsung di medan tugas, dapat memperkuat keamanan masyarakat. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































