HANKAM

TNI AL Siapkan Kesatrian Marinir Untuk Program Anak Masuk Barak Militer

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali (depan mic) beserta jajaran membuka Kasal Cup 2025 di Ancol, Jakarta, Sabtu (28/6/2025). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut sedang menyiapkan markas atau Kesatrian Korps Marinir untuk program anak masuk barak militer.

Program tersebut merupakan salah satu yang dibahas dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara TNI AL dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat yang turut dihadiri secara langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lobby Gedung R.E. Martadinata, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur. Rabu (25/6).

Baca Juga: Pamen TNI AU Berhasil Lulus dari Lembaga Pendidikan Militer Prancis

“Untuk anak nakal masuk barak, rencananya mungkin ada dari Korps Marinir akan menyiapkan,” kata Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali usai membuka Kasal Cup 2025 di Ancol, Jakarta, Sabtu (28/6).

Saat ini, TNI AL sedang menyiapkan kesatrian-kesatrian Marinir yang cocok untuk diterapkan program anak masuk militer.

“Ini sedang dipantau dan dilihat. Kira-kira kesatrian-kesatrian mana dari Marinir yang cocok untuk diterapkan. (Tujuannya) untuk membina adik-adik kita yang semula nakal, berubah menjadi baik dan disiplin,” kata Ali.

Baca Juga: KSAL Berencana Panjangkan Rute Pelayaran Kartika Jala Krida Sampai Ke Luar Asia Tenggara

Ruang lingkup kerja sama TNI AL dan pemerintah Provinsi Jabar mencakup berbagai aspek pengelolaan wilayah maritim yang komprehensif. Kerja sama meliputi pemetaan dan mitigasi bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, penanganan sampah di sungai, muara, pantai, dan badan air lainnya, serta pendidikan dan sosialisasi bidang kemaritiman bagi masyarakat pesisir.

Selain itu, kerja sama juga mencakup patroli laut terpadu, pengawasan wilayah pesisir dan kawasan konservasi, monitoring kualitas air laut, serta penanaman vegetasi pantai dan mangrove di daerah aliran sungai. Program kerja sama juga meliputi perbaikan rumah tidak layak huni dan penataan permukiman kumuh di wilayah pesisir. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.