HANKAM

TNI AL Resmikan Combat Boat untuk Patroli Sungai dan Selat Wilayah Koarmada III

Wakil KSAL Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono
Wakil KSAL Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono meresmikan special mission combat boat, Patkamla Yopero-III-11-17 di Jakarta. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono meresmikan satu unit special mission combat boat, yakni Patkamla Yapero III-11-17 di Jakarta, Rabu (25/10).

Heri mengungkapkan, kapal buatan dalam negeri dari PT Tesco Maritim ini bakal digunakan di sungai-sungai maupun di selat-selat wilayah Koarmada III.

Ia menambahkan, Patkamla Yapero III-11-17 sejatinya dirancang untuk menghadapi berbagai kerawanan dan penyelundupan yang melalui selat-selat kecil dan pulau-pulau kecil.

Baca Juga: Salami Semua Prajurit, KSAD Dudung Abdurachman Pamit dari Mabesad

"Sehingga harapannya dengan adanya kapal ini akan mampu untuk bergerak lebih dinamis dalam melaksanakan kegiatan patroli dan operasi," ujar Heri, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (27/10).

Selain itu, Heri mengatakan kapal yang bakal didistribusikan ke Lantamal XI Merauke ini juga dikembangkan agar mampu digunakan untuk melaksanakan gerakan kapal ke pantai (GKK) dalam mendukung operasi amfibi.

Kapal ini memiliki panjang 18,30 meter, lebar 4,2 meter dengan kecepatan maksimal 35 knot, kecepatan jelajah 30 knot serta kecepatan ekonomis 15 knot.

Baca Juga: Antisipasi Serangan Konflik Israel-Hamas, Prajurit TNI di Libanon Dilatih Evakuasi Diri dan Pengamanan

Patkamla Yopero-III-1-17 memiliki kapasitas fuel tank 3.600 liter dengan fress water tank 300 liter, dilengkapi akomodasi untuk tujuh kru dan ditambah dengan akomodasi untuk 14 pasukan.

Boat ini memiliki sistem navigasi Radar Furuno type 1835, Magnetic Compas Voyager, dan Echo Sounder Furuno type FCV-688. Selain itu, dilengkapi persenjataan satu senjata kaliber 12,7 mm serta dua senjata kaliber 7,62 mm. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.