TNI AL Resmikan 2 KAL 28 Meter, Spesialis Hadapi Penyelundupan di Selat hingga Sungai

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meresmikan dua kapal TNI AL (KAL) 28 meter, yaitu Sembulungan II-52-42 dan Hinako I-2-19 di Batam, Jumat (16/2).
Dua unit KAL produksi dalam negeri PT Citra Shipyard tersebut akan memperkuat satuan Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi yang ada di bawah Lantamal V Surabaya serta di Lanal Nias, Lantamal II Padang.
Ali menyampaikan, KAL 28 meter sangat cocok dikerahkan di perairan sempit, sepert selat bahkan bisa sungai. Ia menilai, hal itu sangat efektif digunakan dalam operasi Keamanan Laut (Kamla) untuk penegakan hukum di laut.
Baca Juga: 3 Armada Tempur TNI AL dan TNI AU Hadapi Serangan di Lautan dengan Cara Ini
"Karena kita tahu banyak sekali penyelundupan-penyelundupan itu dilakukan justru di selat-selat sempit," jelas Ali, dikutip dari keterangan Dispenal, Minggu (18/2).

KAL Sembulungan II-52-42 dan Hinako I-2-19 memiliki beberapa keunggulan, yaitu dilengkapi satu meriam 20 mm dan dua meriam 12,7 mm yang mampu beroperasi di berbagai medan dan cuaca.
"Dengan kecepatan 28 knots dan kelincahan yang dimiliki, KAL 28 ini mampu memenuhi berbagai misi operasi baik infiltrasi, eksfiltrasi, maupun misi SAR secara sangat baik," ujar Ali.
Baca Juga: Jupiter Aerobatic Team Latihan Perdana Menuju Singapore Airshow 2024
Pengadaan kapal patroli jenis KAL 28 ini merupakan upaya TNI AL dalam rangka melaksanakan tugas pokok matra laut sekaligus realisasi dari program prioritas pembangunan TNI AL, yaitu modernisasi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).
"TNI AL berkomitmen melaksanakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta mengurangi produk impor," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































