TNI AL Punya Kolam Simulasi Arus Laut untuk Penelitian hingga Uji Teknologi

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meresmikan kolam uji arus untuk Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) di Sunter, Jakarta, Rabu (6/8).
Kolam tersebut dirancang khusus untuk simulasikan kondisi arus air. Selain itu, kolam ini juga dapat berfungsi untuk keperluan penelitian atau uji performa peralatan air serta pengembangan teknologi kelautan.
Sarana kolam uji arus berguna bagi peneliti untuk mengamati dan mengukur perilaku objek atau sistem di dalam air yang bergerak, dengan kecepatan dan pola yang terkontrol.
Baca Juga: TNI AD Kirim 10.817 Personel dan 105 Alutsista ke Batujajar, Ini Rinciannya
Ali mengatakan, pembangunan kolam uji arus merupakan dukungan TNI AL terhadap Pushidrosal sebagai lembaga yang memiliki peran sangat vital dalam menjamin keselamatan navigasi pelayaran, mendukung pertahanan maritim, serta menyediakan data geospasial kelautan.
"Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menghadapi berbagai tantangan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya laut. Keberadaan data hidrografi yang reliable adalah faktor kunci menjamin keamanan dan keselamatan para pengguna laut," kata Ali, dikutip dari keterangan Dispen Pushidrosal, Kamis (7/8).
Selain kolam uji arus, Ali juga meresmikan gedung baru Pusat Pendidikan Hidro-Oseanografi (Pusdikhidros) yang dibangun dengan konsep "kelas pintar" atau smart class, desain modern, dan diklaim berstandar internasional.
"Gedung Pusdikhidros ini dirancang untuk menjadi pusat pendidikan dan pelatihan terakreditasi oleh International Board on Standards of Competence (IBSC)" lanjut Ali.
Pada kesempatan tersebut, Pushidrosal juga menerima penyerahan aset gedung Mahameru dari Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal). Sebelumnya, gedung ini digunakan sebagai Pusdikhidros.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terbitkan Perpres 85/2025 untuk Penyelerasan Tugas Kemhan
"Gedung ini akan direvitalisasi dan dimanfaatkan oleh satuan kerja di lingkungan Pushidrosal sebagai bagian dari peningkatan validasi organisasi dan penyempurnaan infrastruktur sesuai mandat program prioritas nasional," jelas Ali.
Sementara Komandan Pushidrosal Laksamana Madya Budi Purwanto menegaskan seluruh fasilitas yang diresmikan, akan dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pengembangan ilmu, keterampilan, serta inovasi di bidang hidro-oseanografi.
"Ini adalah simbol komitmen TNI AL dalam membangun kekuatan maritim yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan global," tegasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































