HANKAM

TNI AL Pastikan Kesiapan Operasi Perdana Transplantasi Ginjal RSPAL dr Ramelan

Kadiskesal Laksamana Pertama TNI dr. RM Tjahja Nurrobi
Kadiskesal Laksamana Pertama TNI dr. RM Tjahja Nurrobi meninjau berbagai fasilitas unggulan di RSPAL dr. Ramelan, Surabaya, Selasa (7/11). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Kepala Dinas Kesehatan TNI AL (Kadiskesal) Laksamana Pertama TNI dr. RM Tjahja Nurrobi memastikan kesiapan operasi transplantasi ginjal sekaligus meninjau berbagai fasilitas unggulan di RSPAL dr. Ramelan, Surabaya, Selasa (7/11).

Tjahja mengatakan, dalam waktu dekat RSPAL dr. Ramelan menggandeng RSUP dr. Kariadi Semarang berencana melaksanakan operasi transplantasi ginjal.

"Saat ini RSPAL telah mendapatkan surat rekomendasi dari Komite Transplantasi Nasional dan surat izin untuk menyelenggarakan transplantasi ginjal dari Kemenkes," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (9/11).

Baca Juga: Selesaikan Misi Kemanusiaan untuk Palestina, Pesawat Hercules TNI AU Kembali ke Tanah Air

Operasi tersebut, lanjut Tjahja, nantinya merupakan operasi transplantasi ginjal perdana yang dilakukan di rumah sakit lingkungan TNI.

"Pelayanan transplantasi ginjal tidak hanya diperuntukkan bagi anggota TNI dan keluarganya namun juga masyarakat umum yang membutuhkan", ungkapnya.

Anggota tim dokter transplantasi ginjal Laksamana Pertama (Purn) dr. IGD Nalendra menjelaskan sebelum pelaksanaan operasi, pendonor maupun resipien harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan terlebih dahulu.

Baca Juga: TNI AL Bangun Lanal Pacitan untuk Perkuat Pertahanan Laut Selatan

"Pendonor harus memenuh syarat-syarat medis maupun administrasi yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan, dalam hal ini Komite Transplantasi Nasional (KTN)," jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, pendonor dan resipien harus mengikuti screening advokasi guna dinilai kelayakannya.

"Serta memastikan kembali pendonor dan resipien memiliki kehendak penuh atas pilihannya (tidak mendapatkan paksaan) dan memenuhi persyaratan," kata Nalendra.

Baca Juga: Soal Kans Jadi Panglima TNI, KSAD: Saya Loyal dengan Presiden

RSPAL dr. Ramelan juga mempersiapkan fasilitas ruangan pra-operasi bagi resipien dan pendonor yang berada di Paviliun II. Sedangkan selama masa penyembuhan, bagi pasien resipien akan ditempatkan di Paviliun VIII agar lebih mendapatkan perawatan dan perhatian khusus.

Pelaksanaan operasi transplantasi ginjal nantinya akan dilakukan di ruang operasi khusus yang telah dilengkapi dengan fasilitas sesuai kebutuhan yang dipersyaratkan Kemenkes. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.