HANKAM

TNI AL Kirim 500 Prajurit, 3 KRI dan Helikopter ke IKN

KRI Banda Aceh
KRI Banda Aceh-593 saat embarkasi pasukan TNI di dermaga Kolinlamil, Jakarta, yang terlibat dalam pengamanan HUT ke-79 RI di IKN. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – TNI AL akan mengerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mengamankan upacara HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (17/8) besok.

"3 unit Kapal Perang RI (KRI) dikerahkan dalam rangka HUT ke-79 RI di IKN," ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady saat dikonfirmasi Indonesia Defense Magazine di Jakarta, Jumat (16/8).

Selain itu, lanjut Wira, TNI AL juga menurunkan dua unit kapal angkatan laut (KAL) hingga unsur rotary wing atau helikopter dari jajaran Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal).

Baca Juga: Bamsoet Soroti 3 Alasan yang Menjadi Urgensi Pembentukan Angkatan Siber

"TNI AL turut mengerahkan 500 prajurit untuk pengamanan," lanjutnya.

Sebelumnya, pada hari ini Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsekal Madya M. Khairil Lubis memimpin apel gelar pasukan di IKN. Sebanyak 5.150 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan tamu-tamu VVIP dan VIP dalam rangka peringatan HUT ke-79 RI.

Khairil juga menyebutkan alutsista yang disiapkan di antaranya kendaraan Mercy S600, kendaraan khusus CBRNE, kendaraan jammer, kendaraan pengawalan listrik, kendaraan operasional pemeliharaan dan perlengkapan, truk angkut X-Ray, NPS dan FVS.

Baca Juga: TNI Kerahkan Ratusan Alutsista ke lKN, Ada Tank, Drone Hingga Meriam

Kemudian, motor Matan dan Walping, kendaraan taktis Anoa dan Komodo, tank Harimau, ambulans, kendaraan Jihandak, mobil dan motor patroli dan pengawalan, kendaraan alat dapur lapangan, hingga kendaraan rumah sakit lapangan.

"Lalu, meriam 105, meriam Zur, KRI kelas Pengawal Kawal Rudal (PKR), KRI kelas Sigma, KRI Patroli Cepat-40, kendaraan Patroli dan Keamanan Laut (Patkamla), pesawat Boeing 737 dan Sukhoi, helikopter NAS 332, kendaraan satuan radar, anti-drone, kendaraan taktis APC, J-Force, Baracuda, Wolf, EOD Jibom dan kapal Polairud," ujar Khairil. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.