TNI AL Kirim 20 Prajurit ke Sibolga Naik KRI Bontang-907

Jakarta, IDM – TNI AL mengerahkan 20 personel menuju Sibolga, Sumatra Utara, untuk membantu penanganan dan pemulihan pascabencana. Pasukan diberangkatkan menggunakan KRI Bontang-907 dari Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatra Barat, Sabtu (27/12).
Pengiriman pasukan ini merupakan bagian dari respons cepat TNI AL melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam di bawah Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II, yang diperkuat prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) II.
Sebanyak 20 personel gabungan yang dipimpin Lettu (Mar) Khaelani Alfian, meliputi 10 prajurit Yonmarhanlan II dan 10 lainnya dari Kodaeral II. Mereka disiapkan untuk membantu proses evakuasi serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak di wilayah Sibolga.
Baca Juga: Bawa Logistik hingga Peralatan Darurat, KRI Semarang-594 Sandar di Belawan
Sebelum bertolak, seluruh personel menjalani apel pengecekan kelengkapan pada pukul 07.30 WIB untuk memastikan kesiapan administrasi, logistik, dan peralatan pendukung.
Dalam misi ini, Satgas membawa berbagai perlengkapan darurat, mulai dari tenda serbaguna, velbed pengungsian, alat komunikasi HT, sarana kelistrikan, hingga peralatan kesehatan berupa tandu, oksigen, serta obat-obatan darurat.
Komandan Yonmarhanlan II Letkol (Mar) Afrison Taufik menekankan pentingnya profesionalisme dan keselamatan selama menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan.
Baca Juga: TNI–Polri Gerak Cepat Bangun Huntara untuk Korban Bencana di Sumbar
“Kehadiran kita di Sibolga adalah untuk menjadi solusi atas kesulitan masyarakat. Jaga nama baik satuan dan laksanakan tugas dengan penuh kehormatan serta tanggung jawab,” tegasnya, dikutip dari keterangan Pasmar 1.
TNI AL, lanjutnya, memastikan akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat penanganan dampak bencana dan membantu masyarakat kembali bangkit. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































