TNI AL Kerahkan Tiga KRI untuk Latihan Evakuasi Kapal Tenggelam di Perairan Surabaya

Jakarta, IDM – TNI AL dalam hal ini Komando Armada (Koarmada) II mengerahkan tiga kapal perang untuk latihan pencarian dan penyelamatan di perairan Surabaya, Selasa (29/7).
Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmada RI Laksamana Pertama Musleh Yadi menjelaskan ketiga kapal perang yang dikerahkan, meliputi KRI Makassar-590, KRI Tombak-629, dan KRI Selar-879.
Tak hanya itu, Koarmada II juga menyiapkan unsur perahu (RHIB) dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V dan sejumlah personel dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair).
Baca Juga: Satgas Pamtas TNI Ikut Perbaiki Jembatan di Papua
"Skenario simulasi evakuasi diawali saat KMP Nusantara dilaporkan mengalami kebakaran di Selat Madura," jelas Musleh, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (30/7).
Kepulan asap terlihat membumbung dari kapal penumpang tersebut, dan melalui radio komunikasi terdengar panggilan darurat meminta pertolongan. Kondisi di atas kapal sempat kacau, penumpang panik, bahkan sebagian sudah melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
"Selaku kepala pengawas pengendali latihan koordinasi Koarmada RI 2025, saya memimpin pengendalian latihan dari atas KRI Makassar-590. Sementara komandan satgas mengoordinasikan pengerahan kekuatan unsur utama Koarmada II untuk operasi penyelamatan," ujarnya.
Baca Juga: Pusat Polisi Militer TNI AD Beri Penghargaan untuk Ifan Seventeen
Sejumlah unsur yang digerakkan secara terpadu tersebut, berhasil mengevakuasi 15 penumpang yang terdiri dari 5 orang selamat tanpa luka, 5 korban selamat mengalami luka-luka, dan 5 penumpang meninggal dunia.
"Seluruh korban dievakuasi ke KRI Makassar-590 untuk penanganan awal, dan korban luka kemudian dibawa menuju rumah sakit terdekat. Proses evakuasi berjalan lancar dan sesuai prosedur," lanjutnya.
Setelah seluruh rangkaian latihan SAR selesai, seluruh unsur kembali ke pangkalan masing-masing. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































