TNI AL Kerahkan KRI Dorang-874, Siap Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Halmahera Utara

Jakarta, IDM - TNI AL mengerahkan KRI Dorang-874 ke Ternate, Rabu (14/1), untuk bersiaga membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Kapal perang tersebut disiapkan sebagai salah satu jalur utama pengiriman bantuan apabila kondisi di lapangan membutuhkan dukungan laut.
KRI Dorang-874 berada dalam status siaga penuh. Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada III Laksamana Pertama Elmondo Samuel Sianipar ikut on board di kapal untuk memastikan kesiapan unsur dan personel sebelum dikerahkan ke wilayah terdampak.
“Kapal ini akan digunakan untuk mengangkut logistik, personel, dan berbagai kebutuhan darurat lainnya sesuai perkembangan situasi di Halmahera Utara,” ungkap Elmondo, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Kamis (15/1).
Baca Juga: Tiga Jabatan Strategis TNI AD Dirombak, Ini Daftar Lengkapnya
Selain tugas tersebut, KRI Dorang-874 juga tetap menjalankan perannya sebagai bagian dari operasi keamanan laut 2026.
Elmondo mengatakan unsur-unsur kapal perang disiapkan tidak hanya untuk pengamanan laut, tetapi juga untuk mendukung operasi kemanusiaan.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan agar penanganan darurat berjalan lebih cepat,” katanya.
Baca Juga: Menhan Minta Para Komandan Batalion Siapkan Prajurit untuk Operasi di Dalam dan Luar Negeri
Terpisah, Panglima Koarmada III Laksamana Muda Dato Rusman sebelumnya mengingatkan seluruh satuan jajarannya agar selalu siap menghadapi potensi bencana. Ia menekankan pentingnya pergerakan cepat, terkoordinasi, dan terpadu dalam setiap kondisi darurat.
“KRI Dorang-874 sangat strategis untuk menjangkau Halmahera Utara. Kapal ini diproyeksikan menjadi salah satu unsur utama pendukung distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir bandang,” ujar Dato Rusman.
Banjir bandang melanda Kabupaten Halmahera Utara sejak awal Januari 2026, dipicu hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari berturut-turut yang menyebabkan sungai meluap dan memicu longsor di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Loloda Utara.
Baca Juga: Pangdam Cenderawasih: Keamanan VVIP jadi Prioritas Utama Kunjungan Wapres
Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor sejak Rabu (7/1), untuk mempercepat penanganan. Hingga pembaruan terakhir, tercatat sekitar 1.311 warga mengungsi di Halmahera Utara.
Korban jiwa juga telah terjadi. Satu orang dilaporkan meninggal dunia di Halmahera Utara, sementara di wilayah tetangga Halmahera Barat terdapat dua korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi dalam periode yang sama.
Sejumlah desa terdampak mengalami kerusakan rumah, fasilitas umum, dan akses transportasi. Aparat gabungan bersama pemerintah daerah masih melakukan evakuasi, pendirian posko pengungsian, pembangunan tanggul darurat, serta pendistribusian bantuan logistik untuk mencegah dampak lanjutan apabila hujan kembali meningkat. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































