TNI AL Gelar Vaksin dan Baksos di Kota Waisai

Waisai, IDM - Untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19, elemen TNI AL yang merupakan gabungan dari Pushidrosal, Koarmada III, Pasmar 3, Lantamal XIV yang bekerja sama dengan Pemerintah setempat melakukan serbuan vaksin di Kota Waisai yang bertempat di Gedung Pelabuhan Waisai, Kota Waisai, Raja Ampat, Papua Barat (24/08/21).
"Kegiatan vaksinasi ini sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar terus melakukan serbuan vaksin di daerah pesisir, pulau-pulau terpencil serta para nelayan", jelas Panglima Koarmada III Laksamana Muda Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr. Opsla.
Pankoarmada III menargetkan kegiatan vaksinasi di Kota Waisai sekitar 500 orang perhari. Hal ini dikarenakan lokasi pemukiman penduduk yang berjauhan, sehingga membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama untuk mencapai tempat vaksin. Kegiatan vaksinasi ini merupakan rangkaian dari Ekspedisi Jala Citra I Aurora yang dilaksanakan Pushidrosal. (rgp/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































