TNI AL Gelar Pembinaan Pertahanan Wilayah Bahari

Jakarta,IDM - Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim Angkatan Laut (Kadispotmaral) Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono menutup acara pembinaan ketahanan wilayah bahari (Bintahwil) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (13/6).
Baca Juga: TNI AL Bersama 4 Negara Akan Jalani Serial Pelayaran Bersama
Kegiatan yang mengangkat tema “TNI Angkatan Laut Melaksanakan Pembinaan Ketahanan Wilayah Bahari untuk Peningkatan Ekonomi yang Berkelanjutan dalam Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut dan Percepatan Ekonomi Menuju Indonesia Maju” ini bertujuan untuk memberikan edukasi ke masyarakat pesisir.
Kegiatan pembinaan potensi maritim dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan wilayah pertahanan laut, obyek pembinaan meliputi potensi geografi, demografi dan kondisi sosial untuk ditingkatkan menjadi ruang, alat, dan kondisi (RAK) juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan negara.
Baca Juga: Kemhan Kirim Dua Taruna Akademi TNI Studi di Amerika Serikat
Dalam acara ini juga dilaksanakan beberapa kegiatan yang digelar mulai tanggal 12-13 Juni seperti sosialisasi bela negara, radikalisme, narkoba, mangrove, tukik, stunting dan pelayanan kesehatan, pelepasan tukik, bersih pantai serta penanaman mangrove yang diselenggarakan di dua tempat yaitu Gd. UPT Kelautan dan perikanan Pondok Dadap Sendang Biru dan pantai Bajulmati Malang. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































