TNI AL Gelar Diskusi, Bahas Urgensi Kodaeral dan Fungsi Strategis Drone Kapal Selam

Jakarta, IDM – TNI AL menggelar diskusi strategis yang dipimpin langsung oleh Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Koorsahli KSAL) Laksamana Muda Kris Wibowo, di Jakarta, Kamis (3/7).
"Ruang diskusi ini memperkuat fondasi yang dihadapkan pada tantangan strategis operasional dan kelembagaan di era dinamika geopolitik dunia yang dinamis, kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi global, dan adanya lompatan teknologi," ujar Kris, dikutip dari laman TNI AL, Jumat (4/7).
Baca Juga: 464 Anak Muda Papua Ikuti Seleksi Pantukhir Bintara PK TNI AD
Diskusi terbagi dalam dua sesi, pertama membahas tentang pembentukan komando daerah TNI AL (Kodaeral) oleh sejumlah perwira menengah dari Staf Perencanaan dan Anggaran Angkatan Laut; staf operasi angkatan laut, Staf Logistik Angkatan Laut, hingga Staf Operasi Koarmada RI.
Dalam pemaparan diskusi, disebutkan urgensi pembentukan Kodaeral untuk mendukung tugas TNI AL dalam navigasi dampak strategis, operasional, dan kelembagaan.
Baca Juga: TNI Kerahkan Dua KRI, Pesawat CN-235 hingga Kopaska Respons Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
Sesi kedua membahas mengenai kapal selam. Paparan disampaikan oleh dua perwira menengah dari Staf Komunikasi dan Elektronika, serta staf Operasi Angkatan Laut; Komandan Korps Kapal Selam (Koopskasel) Laksamana Pertama Muhammad Iwan Kusumah; dan perwakilan dari PT Robo Marine Indonesia.
Saat sesi ini berlangsung, para pembicara melakukan analisa strategis fungsi kendaraan tanpa awak (drone) kapal selam, dalam mendukung tugas TNI AL. Hal tersebut merujuk pada rencana penggunaan drone bawah air dalam konflik Ukraina dan Rusia di Laut Hitam. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































