HANKAM

TNI AL Fokus Kerja Sama Bilateral Agar Tetap Damai dengan Negara Sahabat

KSAL
KSAL Laksamana Muhammad Ali memimpin apel komandan satuan, Surabaya, Jumat (6/12). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, menekankan TNI AL fokus mengupayakan kerja sama bilateral untuk menjaga perdamaian dengan negara sahabat di kawasan.

"Kepada para prajurit, terutama satuan operasional di lapangan untuk menghadapi tantangan terdekat, kita menginginkan kawasan regional ini selalu aman dan damai," tegas Ali saat memimpin apel komandan satuan, dikutip dari keterangan Dispenal, Surabaya, Jumat (6/12).

Ali mengungkapkan, Indonesia dalam hal ini TNI AL selalu berkoordinasi ketat dengan sejumlah negara sahabat dan mengupayakan kerja sama bilateral.

Baca Juga: KSAL Beberkan Tiga Peran TNI AL Dukung Program Asta Cita

"Itu yang kita upayakan agar tetap damai (di kawasan)" ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ali juga menekankan TNI AL mendukung program Asta Cita yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menuju Indonesia emas 2045.

"Untuk mencapai visi ini, pemerintah telah menetapkan 8 misi yang lebih dikenal dengan Asta Cita. Dari Asta Cita tersebut, ada 3 cita yang menuntut peran penting TNI AL," ungkap Ali, dikutip dari keterangan Dispenal.

Baca Juga: Operasi Senyap, Satgas Pamtas Yonzipur 8/SMG Ringkus Penyelundup Miras

Ali menyoroti peran penting TNI AL dalam mendukung cita kedua, yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.

Kemudian, cita keempat untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, kesehatan, prestasi pendidikan, olahraga, kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

"Cita ketujuh, memperkuat reformasi birokrasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba," ujar Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.