HANKAM

TNI AL dan Vietnam Matangkan Rencana Patroli Bersama di Batas ZEE, Jaga Keamanan Laut ASEAN

Perwira Pembantu V Strategis Operasi dan Diplomasi Staf Operasi Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz
Perwira Pembantu V Strategis Operasi dan Diplomasi Staf Operasi Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz bersama delegasi Vietnam yang dipimpin oleh Kapten Senior Nguyen Quoc Doanh di Mabesal, Jakarta, Rabu (6/5). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL bersama Angkatan Laut Vietnam mematangkan rencana patroli terkoordinasi di sepanjang perbatasan laut Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Pertemuan strategis ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan 9th Navy to Navy Talks di Jakarta, Rabu (6/5).

Delegasi Indonesia dipimpin Perwira Pembantu V Strategis Operasi dan Diplomasi Staf Operasi Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz, menyambut rombongan Vietnam yang dipimpin oleh Kapten Senior Nguyen Quoc Doanh. Kedua pihak sepakat mempererat pengawasan maritim untuk menjamin keamanan di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Peran Istri Prajurit TNI AD Krusial? Ini Kata KSAD Maruli

Rasyid menjelaskan, kolaborasi ini merupakan langkah krusial bagi kedua negara yang memiliki garis pantai panjang. Ia menekankan bahwa sinergi di lapangan akan memperkuat profesionalisme prajurit saat bertugas di perairan internasional.

"Kami terus merancang teknis patroli bersama di wilayah ZEE atau kawasan laut yang hak berdaulatnya dimiliki negara untuk eksploitasi sumber daya alam. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan semangat persahabatan laut (naval brotherhood) sekaligus memastikan stabilitas keamanan maritim terjaga secara maksimal," ujar Rasyid, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (7/5).

Baca Juga: Mutasi TNI, Mayjen Robi Hermawan Promosi jadi Kabais TNI

Terpisah, Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksda Yayan Sofiyan, melalui ketua delegasi TNI AL turut menitikberatkan penguatan pada sektor pendidikan dan latihan bersama.

Vietnam dan Indonesia menyadari pentingnya peran angkatan laut dalam mengawal kelestarian ekosistem dan ekonomi biru di kawasan ASEAN. Melalui patroli terkoordinasi ini, kedua negara berkomitmen meminimalkan potensi pelanggaran hukum di laut serta memperkokoh kemitraan strategis di masa depan.(at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.