TNI AL dan Kemendikbudristek Berikan Beasiswa Kepada Keluarga Awak KRI Nanggala-420

Jakarta, IDM - Dalam rangka menjamin pendidikan putra-putri awak KRI Nanggala-402, TNI Angkatan Laut dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI melaksanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Beasiswa Unggulan Penghargaan dari tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. Penandatanganan Kerja sama ini dilaksanakan secara virtual (daring pihak TNI AL dilaksanakan di Gedung Neptunus, Mabesal Cilangkap sedangkan pihak Kemendikbudristek RI di kantor Kemendikbud di Jalan Sudirman, Senayan Jakarta Pusat, Selasa, (25/5).
PKS Beasiswa Unggulan Penghargaan ini, pihak Kemendikbudristek RI yang menandatangani kerja sama adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Ainun Na'im, Ph.D., sedangkan wakil pihak TNI AL yang menandatangani yaitu Asisten Personel (Aspers) KSAL Laksamana Muda TNI Irwan Achmadi, M.Tr. (Han). Penandatangan PKS ini juga disaksikan langsung keluarga KRI Nanggala-402 secara virtual dari rumah masing-masing.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam sambutannya melalui tayangan video menyampaikan bahwa, penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilaksanakan merupakan amanah Presiden RI sebagai wujud penghargaan yang tinggi atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian para awak KRI Nanggala – 402 yang telah diberikan kepada bangsa dan negara Indonesia.
Penghargaan yang diberikan pemerintah berupa pemberian beasiswa unggulan yang terdiri dari biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya buku untuk menempuh pendidikan formal mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan jenjang pendidikan tinggi Strata Satu (S1/D4) pada satuan pendidikan di Indonesia.

“Saya berharap, penandatanganan kerja sama ini dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai perjanjian yang telah disepakati untuk menyalurkan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemberian beasiswa pendidikan bagi putra-putri awak KRI Nanggala – 402,” tutur KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., seusai sambutan Kasal melalui tayangan video mengatakan bahwa, KRI Nanggala-402 beserta awaknya merupakan patriot bangsa yang berjasa menjaga kedaulatan negeri melalui berbagai operasi di kawasan perairan Indonesia. Oleh karena itu, sebagai bentuk penghargaan Presiden RI Ir. Joko Widodo telah memberikan arahan agar putra putri KRI Nanggala diberikan jaminan pendidikan dari Sekolah Dasar sampai dengan perguruan tinggi.
“Pemberian beasiswa kepada 86 anak dari 53 awak KRI Nanggala-402 ini tentunya tidak sepadan dengan pengabdian yang telah diberikan awak KRI Nanggala yang telah gugur, namun setidaknya dapat meringankan beban dan memperluas kesempatan bagi generasi penerus awak KRI Nanggala untuk menggapai cita-cita dan meneruskan jejak pengabdian mereka,” terang Mendikbudristek RI. (rgp/nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































