TNI AL dan Angkatan Laut Singapura Bahas Peluang Kerja Sama Bidang Pendidikan

Jakarta, IDM - TNI AL membahas peluang dan kesempatan bersama Republic Singapore Navy (RSN) untuk melaksanakan berbagai aktivitas pendidikan, terutama kursus atau pelatihan di bidang kapal selam dan penyelaman.
Pertemuan tersebut dilakukan saat membahas Navy to Navy Talks (NTNT) ke-12 di Singapura, Kamis (27/10). Selain itu, juga dibahas review action items hasil pertemuan NTNT ke-11, diskusi struktur kekuatan kapal selam serta kesepakatan kerja sama dalam bidang latihan, pendidikan, kunjungan kapal maupun pertukaran perwira.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan serta sambutan hangat yang diberikan pihak RSN.
"Hubungan ini harus dilanjutkan serta ditingkatkan dalam rangka memberikan keuntungan antar kedua angkatan laut, terutama memberikan keamanan maritim di kawasan,” tuturnya dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (28/10).
Baca: Cepat Tanggap, Brigif 4 Marinir di Lampung Bantu Warga Terdampak Banjir
Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam membangun sumber daya manusia TNI AL yang unggul dan profesional dalam bidang latihan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































