HANKAM

TNI AL dan Angkatan Laut Amerika Susun Materi Latma Carat 2025

Koarmada II dan Angkatan Laut Amerika
Koarmada II dan Angkatan Laut Amerika menyusun perencanaan latihan bersama Carat 2025, Surabaya, Jumat (28/2). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – TNI AL dan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menggelar konferensi perencanaan awal (initial planning conference) menjelang latihan bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (Carat) 2025, Surabaya, Jumat (28/2).

Kegiatan konferensi perencanaan dihadiri masing-masing perwakilan delegasi angkatan laut, yakni TNI AL oleh Paban III Lat Sopsal Mabesal, Kolonel Laut (P) Lukman Kharish, selaku Senior Staff Officer for Exercise IPC Carat 2025 serta LCDR Casey DeSormier sebagai the US Navy Lead Planner Destroyer Squadron Seven.

"Konferensi perencanaan latihan bersama Carat 2025 dilaksanakan selama dua hari, yaitu 27-28 Februari untuk membahas skenario dan tinjauan aspek pelatihan," ungkap Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Letkol Laut (P) Antonius Februar Prima Hadi, dalam keterangannya, dikutip Minggu (2/3).

Baca Juga: Perkuat Mobilitas TNI AD, KSAD Terima Ransus Maung MV3 dari Menteri Pertahanan

Adapun TNI AL dan Angkatan Laut Amerika membahas penentuan tempat, tanggal, dan lokasi latihan lapangan (field training exercise), penyusunan skema manuver (scheme of maneuver), identifikasi aset yang akan terlibat, peralatan dan perlengkapan.

Koarmada II dan Angkatan Laut Amerika
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

"Kedua angkatan laut membahas materi latihan di fase darat (shore phase) dan laut (sea phase)" lanjutnya.

Selain itu, perencanaan logistik dan kebutuhan informasi pendukung untuk kepentingan latihan, juga menjadi salah satu fokus pembahasan.

Baca Juga: Panglima TNI Terima 650 Unit Ransus Buatan Dalam Negeri

Pada 2024 lalu, latihan bersama Carat digelar oleh TNI AL dan Angkatan Laut Amerika selama dua pekan di sejumlah lokasi, yaitu di Teluk Ratai dan Piabung Lampung, Batalyon 7 Marinir, Batalyon 9 Marinir serta Pusat Latihan Pertempuran 8 Marinir.

Materi pada tahun lalu meliputi proses pengambilan keputusan, pertukaran pengetahuan (Subject Matter Expert Exchange), latihan perorangan dan pertahanan pantai gabungan dengan mengintegrasikan pasukan darat, unsur laut dan udara.

Sementara itu, unsur-unsur yang dilibatkan terdiri dari kapal perang, helikopter, pesawat udara, drone udara, Kopaska, Marinir, Zeni, medis, hukum, dan public affair. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.