HANKAM

TNI AL Cetak 240 Perwira Remaja Baru Bergelar Sarjana Terapan Pertahanan

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali memindahkan tali toga perwakilan wisudawan dalam upacara wisuda perwira remaja AAL angkatan ke-71 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/5). (Foto: Dok. Kodaeral V)

Jakarta, IDM – TNI AL sukses melahirkan ratusan kader pimpinan baru yang siap mengawal kedaulatan laut yurisdiksi nasional. Melalui lembaga pendidikan Akademi Angkatan Laut (AAL), sebanyak 240 lulusan angkatan ke-71 resmi menyandang gelar akademis Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han.).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin langsung upacara wisuda perwira remaja AAL tersebut di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/5). Prosesi sakral ini sekaligus mengukuhkan kelulusan para taruna yang telah menyelesaikan masa pendidikan vokasi diploma empat di Politeknik Angkatan Laut.

Baca Juga: Pemerintah Bangun “Marshalling Area” di Lanud Halim Perdanakusuma untuk Pelatihan Komcad ASN

Upacara wisuda bermula dengan pengalungan medali kepada perwakilan lulusan berpredikat terbaik dari setiap program studi (prodi). Suasana khidmat kian terasa saat Ali memindahkan tali toga dari kiri ke kanan para wisudawan. Selanjutnya, Gubernur AAL Laksda Sigit Santoso selaku Direktur Politeknik Angkatan Laut menyerahkan ijazah kelulusan kepada seluruh perwira remaja.

Sebanyak 240 wisudawan tersebut berasal dari lima spesialisasi keahlian. Komposisinya meliputi Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut sebanyak 76 personel, Prodi Teknik Mesin Kapal Perang 44 personel, dan Prodi Teknik Elektronika Kapal Perang 35 personel. Sementara itu, Prodi Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut menyumbang 28 personel, serta Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat sebanyak 57 personel.

Dalam amanatnya, Ali menegaskan gelar sarjana yang melekat hari ini wajib berbanding lurus dengan pembentukan moral prajurit. Karakter yang berintegritas, tangguh, berjiwa sapta marga, serta menjunjung tinggi kode etik perwira menjadi harga mati dalam menghadapi dinamika tugas ke depan.

"Saya berpesan pula agar senantiasa menjaga kehormatan diri, korps, dan institusi TNI AL. Jadilah perwira yang berintegritas, profesional, loyal, dan bertanggung jawab dalam setiap penugasan. Kalian harus siap menjadi bagian dari transformasi TNI AL menuju kekuatan yang profesional, modern, dan berdaya gentar tinggi," tegas Ali.

Baca Juga: Beri Arahan saat Jam Komandan, Dandenpal Divif 1 Kostrad: Hindari Tindakan yang Melanggar

Komitmen akademik dan keprajuritan para perwira muda ini juga tecermin dari pencapaian gemilang para peraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi. Pada rumpun Teknik Elektronika Kapal Perang, Letda Laut (E) Muhammad Triyoga mengantongi IPK 3,72, sedangkan Letda Marinir Markus Safronius Simanjuntak memimpin di lini Korps Marinir dengan IPK mencapai 3,88.

Selain prestasi akademik, inovasi teknologi militer juga mewarnai kelulusan tahun ini. Penghargaan karya tulis ilmiah (skripsi) terbaik Adhi Pratama Karya jatuh kepada Letda Laut (E) Daudrian Rayguali Yoku dengan nilai 93,49 berkat rancang bangun alat pelacak rompi Marinir berbasis jaringan nirkabel jarak jauh atau Long Range (LoRa) untuk mengoptimalkan pemantauan operasi darat pasukan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.