Beri Arahan saat Jam Komandan, Dandenpal Divif 1 Kostrad: Hindari Tindakan yang Melanggar

Jakarta, IDM – Komandan Detasemen Peralatan (Dandenpal) Divif 1 Kostrad, Letkol Cpl Muhammad Bagus Himawan memberikan arahan kepada seluruh prajurit dan Persit Denpal Divif 1 di Kostrad, Cilodong, Rabu (20/5).
Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari jam komandan tersebut, Dandenpal berpesan agar seluruh anggota tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan bagi diri sendiri atau satuan.
Baca Juga: Pangdam Mandala Trikora: Papua Selatan Cocok jadi Lumbung Pangan Nasional
“Dampak dari suatu pelanggaran bukan hanya memengaruhi nama baik satuan, namun yang paling besar adalah berdampak langsung terhadap masa depan pribadi masing-masing maupun keluarga prajurit itu sendiri,” kata Dandenpal dikutip dari rilis resmi Kostrad, Kamis (21/5).
Selain itu, ia menegaskan bahwa prajurit Kostrad harus menjaga postur tubuh ideal sebagai bentuk kesiapan fisik, meningkatkan profesionalisme, melibatkan Tuhan dalam setiap aktivitas, hingga mempedomani Perintah Harian Pangkostrad dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari–hari.
“Juga, jaga keharmonisan keluarga melalui komunikasi yang baik, saling pengertian, serta membangun lingkungan keluarga yang penuh kebersamaan,” pesan Dandenpal 1 Divif Kostrad.
Jam komandan dilaksanakan sebagai upaya pembinaan mental dan disiplin prajurit sekaligus mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan satuan. Kegiatan ini rutin di lingkungan TNI. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































