TNI AL Berhasil Tuntaskan Misi Ekspedisi Maritim di Pulau Jawa

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, menyambut kedatangan tim ekspedisi maritim di Jakarta, Selasa (11/10), pascamenuntaskan misi sejak 22 September dengan mengunjungi beberapa lokasi di pulau Jawa yang memiliki sejarah kemaritiman dan TNI AL.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (12/10), misi dari ekspedisi maritim adalah mendokumentasikan dan mempublikasikan sejarah maritim, TNI AL, potensi, dan wisata maritim khususnya di pulau Jawa. Tujuannya, meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat tentang sejarah kemaritiman dan TNI AL sehingga menimbulkan kecintaan kemaritiman, khususnya bagi generasi muda.
Sejak diberangkatkan pada 21 September lalu dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta, tim ekspedisi maritim mencatat beberapa hal menarik di tengah misi, seperti penyelaman di lokasi tenggelamnya KRI Gajah Mada-408 di teluk Cirebon dengan kedalaman sembilan meter dan berhasil menemukan bangkai kapal tersebut sebagai bukti nyata kejayaan TNI AL kala itu.
Lalu, ketika Tegal pada tanggal 26 September 2022, tim ekspedisi maritim berhasil mengungkap dan menelusuri sejarah cikal bakal TNI AL. Tim juga mewawancarai ulama Habib Luthfi yang mengetahui dan menuturkan seluk-beluk sejarah TNI AL di Tegal.
Kemudian, Minggu (9/10), di Pangandaran, tim ekspedisi maritim mewawancarai mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ekspedisi maritim TNI AL tersebut.
Latar belakang digelarnya ekspedisi maritim TNI AL, karena sebagian besar wilayah Indonesia berupa lautan yang memiliki beragam sejarah, potensi dan wisata maritim yang harus selalu dijaga kelestariannya sehingga dapat memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia. (at)
Hankam

Begini Cara TNI AL Susun Strategi Tempur di Latihan Armada Jaya XLIV
Pangkoarmada II memimpin pematangan rencana operasi dalam geladi posko latihan puncak Armada Jaya XLIV di Surabaya, yang melibatkan 600 prajurit TNI AL untuk menguji kesiapan operasional lima komando tugas dan merespons ancaman perang modern.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































