TNI AL Berdayakan Pertahanan Maritim Masyarakat Pesisir di Kendari

Jakarta, IDM - TNI AL melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) Bahari oleh Dinas Pembinaan Potensi Maritim di wilayah kerja Lanal Kendari, berlangsung dari 22-24 Mei.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (26/5), Bintahwil bertujuan memberdayakan wilayah pertahanan laut.
Baca Juga: Bakamla RI Evakuasi 12 ABK Korban Kecelakaan Kapal di Laut Timor
Objek pembinaan meliputi potensi geografi, demografi dan kondisi sosial untuk ditingkatkan menjadi ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan negara.
Bintahwil dilaksanakan untuk meningkatkan sumber daya manusia, masyarakat maritim, prajurit dan keluarga besar TNI AL agar memiliki kualitas dan kemampuan tentang budidaya vanili, tanaman pangan, sayur serta rumput laut.
Baca Juga: Prajurit Menart 2 Marinir Tingkatkan kemampuan Mekanisme Penembakan Armed
Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim Angkatan Laut (Kadispotmaral) Laksamana Pertama TNI Suradi Agung S, berharap pelaksanaan kegiatan ini juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat maritim.
"Kita berharap, kegiatan pelatihan ini dapat membawa manfaat bagi kita semua, khususnya masyarakat pesisir dan dapat dijadikan modal dasar untuk mendapatkan penghasilan tambahan," ujar Suradi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































