TNI AL Bekali Siswa Dikmaba Tanggulangi Bahaya Nubika

Jakarta, IDM - Sebanyak 67 siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AL angkatan XLII/1 kejuruan mesin dan listrik, mengikuti latihan praktek penyelamatan kapal, nuklir, biologi, dan kimia (Peknubika) di Surabaya, Rabu (11/1).
Komandan Sekolah Bintara Pusdiktek Letkol Laut (T) Sungkono, menyampaikan tujuan latihan praktek untuk membekali para siswa agar memiliki pengetahuan dan keterampilan penyelamatan kapal dan bahaya nubika sehingga dapat diaplikasikan dalam kedinasan nanti.

Sungkono menambahkan, latihan praktek Peknubika juga memiliki sasaran, yakni mengenal organisasi dan melaksanakan tugas-tugas personel PEK, melaksanakan peran kebakaran, kebocoran dan nubika.
"Serta melaksanakan penyelamatan diri dan dokumen di kapal sesuai prosedur dengan baik dan benar," kata Sungkono dikutip dari laman resmi TNI AL, Kamis (12/1).
Selama latihan praktek, siswa melaksanakan materi latihan penggunaan self contain breathing apparatus (SCBA) dan alat pelindung diri (APD). Lalu, latihan penanggulangan kecil di dalam ruangan menggunakan alat pemadam api ringan, dan latihan penanggulangan besar di dalam ruangan menggunakan hydrant.

Baca: Pangdam III/Siliwangi Ciptakan Mesin Pencuci Plastik Ramah Lingkungan
Sungkono berharap, usai mengikuti latihan praktek ini para siswa mampu melaksanakan tugas-tugas penyelamatan kapal dan penanggulangan bahaya nubika dengan baik dan benar.
"Sehingga diharapkan bisa menjadi prajurit TNI AL yang unggul, terampil dan profesional sesuai bidang tugasnya," ujar Sungkono. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































