Pangdam III/Siliwangi Ciptakan Mesin Pencuci Plastik Ramah Lingkungan

Jakarta, IDM - Sebuah inovasi kembali diciptakan prajurit TNI, kali ini datang dari Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. Pimpinan tertinggi di Kodam III ini menciptakan mesin pencuci plastik yang dilaunching di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
"Mesin ini digunakan untuk membersihkan sampah plastik yang telah dicacah/dipotong agar terpisah dari kotoran supaya dapat diproses daur ulang," kata Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen dalam keterangan resminya diterima, Kamis, (12/1).
Kapasitas produksi Mesin Pencuci Plastik 400 - 500 Kg cacahan plastik/jam dengan dimensi mesin 500 x 200 x 150 Cm menggunakan material rangka Besi Unp 10 dan penggerak motor listrik 7,5 sebanyak 2 unit serta konveyor motor penggerak 3 HP sebanyak 4 unit.
Sementara itu, latar belakang dibuat mesin pencuci plastik, karena masih sangat sedikit yang dapat mendaur ulang plastik dari kondisi sampah yang sangat kotor, terutama yang berminyak, sementara itu proses daur ulang plastik (Plastic-Washing) menghasilkan polutan air yang merusak lingkungan.
Ditambahkan Kapendam Keistimewaan Mesin Pencuci Plastik hasil inovasi Pangdam III/Slw berkapasitas pencucian 500 kg/jam menghasilkan produk dengan kualitas dan kuantitas jauh lebih baik dari Plastic Washing konvensional sehingga hasil yang baik memberikan harga jual produk yang lebih tinggi.
Baca: Pushidrosal-BMKG Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Data dan Informasi Maritim
"Selain itu Mesin Pencuci Plastik Inovasi Pangdam III/Slw dapat membersihkan produk yang sulit diolah oleh Plastic-Washing Plant lainnya dengan polutan hasil proses produksi berupa air limbah jauh lebih bersih," katanya.
Sebelumnya, Pangdam III/Slw telah menampilkan hasil inovasi lainnya yaitu mesin pengolah sampah seperti Mesin Pencacah Sampah, Mesin Pencetak Briket dan Pelet serta Kompor Biomassa dan Kompor Bara Api (Kobara). (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































