TNI AL Akan Tambah Lanal, Posal Naik Status

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memastikan penguatan struktur organisasi TNI AL di wilayah, melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral).
“Jadi, nanti Kodaeral ini di bawah Komando Armada (Koarmada) RI. Kemudian, Kodaeral juga membawahi sejumlah Pangkalan TNI AL (Lanal) dan Pos TNI AL (Posal) yang tersebar,” ujar Ali di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Selasa (26/8).
Menurut Ali, penataan organisasi ini juga diikuti dengan pembentukan satuan-satuan baru di daerah.
Baca Juga: 12 Jabatan Strategis TNI Diserahterimakan: Irjen, Asisten Panglima hingga Kapuspen TNI
“Ada beberapa Lanal yang baru. Kemudian ada juga beberapa Posal yang baru, ada peningkatan dari Posal menjadi Lanal kelas D misalnya, ini juga untuk memperkuat dan seperti tadi yang disampaikan menjadi perpanjangan mata dan telinga dari angkatan laut itu sendiri,” kata Ali.
Ia menambahkan, penguatan struktur ini berjalan beriringan dengan program penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) ke depannya.
“Penambahan alutsista sudah jelas dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan untuk kapal-kapal yang besar. Sedangkan kapal-kapal yang kecil bisa dari Kementerian Pertahanan maupun bisa dari TNI AL sendiri,” jelasnya.
Baca Juga: TNI AL Resmikan Pusat Teritorial, Lanal Akan Punya Kompi Produksi Ketahanan Pangan
Validasi organisasi TNI AL tahun 2025 mengubah 14 Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) menjadi Kodaeral. Tidak hanya membina Lanal dan Posal di wilayahnya, Ali mengatakan Kodaeral juga memiliki peran strategis dalam pertahanan pantai serta mendukung operasi amfibi.
Oleh karena itu, Kodaeral diharapkan mampu menjadi ujung tombak pengendalian wilayah laut teritorial sekaligus memastikan kesiapan pangkalan untuk operasi tempur maupun pemberdayaan wilayah pertahanan maritim. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































