HANKAM

TNI AL Akan Kembangkan Kemampuan Komunikasi Satelit untuk Peperangan Elektronika

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali meresmikan paket pembangunan infrastruktur hub station siskomsat TNI AL di Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan, TNI AL akan mengembangkan kemampuan sistem komunikasi satelit (siskomsat).

"Pengembangan kemampuan komunikasi satelit harus terus dilanjutkan untuk mendukung kekuatan unsur TNI AL," ungkapnya saat meresmikan hub station siskomsat TNI AL di Bogor, dikutip dari siaran pers Dispenal, Jumat (27/12).

Ali mengatakan hub station sistem komunikasi satelit ini berfungsi untuk mendukung berbagai aktivitas operasi dan latihan. Oleh karena itu, TNI AL harus berkomitmen untuk mengembangkan kemampuan inovasi terhadap kemampuan komunikasi satelit.

Baca Juga: TNI Ungkap Ancaman Tinggi Penjualan Satwa Dilindungi di Perbatasan

"Hal lni menjadi bagian dari upaya TNI AL dalam mewujudkan network centric warfare (peperangan elektronika) di mana semua elemen operasional dapat terhubung secara efektif dalam satu sistem jaringan terpadu," kata Ali.

Dia melanjutkan, pembangunan hub station merupakan langkah strategis Dinas Komunikasi dan Elektronika Angkatan Laut (Diskomlekal) untuk menjawab tantangan kebutuhan komunikasi satelit TNI AL yang terus meningkat.

Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi satelit TNI AL yang lebih modern, andal, dan terintegrasi.

Baca Juga: TNI AL Bangun Hub Station untuk Pantau Aktivitas Operasi dan Latihan

"Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan operasi dan latihan, baik dalam skala nasional maupun internasional," imbuhnya.

Selain itu, Ali menuturkan keberadaan keberadaan hub station akan dapat menjadi tonggak baru dalam sistem komunikasi modern yang terintegrasi dan memberikan peningkatan signifikan terhadap efektivitas operasi TNI AL.

"Sebagai fasilitas yang mendukung berbagai operasi dan latihan, kita semua harus komitmen menjagan dan merawat sehingga TNI AL semakin tangguh dan mampu menjalankan tugas negara dengan lebih baik," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.