HANKAM

TNI AL Ajak Kadet dari 26 Negara Berlayar ke Sri Lanka

Asops KSAL Laksda Yayan Sofiyan
Asops KSAL Laksda Yayan Sofiyan (tengah bawah) berfoto bersama 55 kadet dari 26 negara dalam pembukaan Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026 di Surabaya, Selasa (24/3). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - TNI AL kembali menunjukkan taji diplomasi maritimnya di kancah internasional. Kali ini, puluhan kadet dari 26 negara resmi memulai pelayaran jarak jauh dalam ajang Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026.

Tak tanggung-tanggung, para calon pemimpin militer ini bakal mengarungi lautan selama 23 hari. Rutenya dimulai dari Surabaya, singgah di Jakarta dan Belawan, hingga berakhir di Colombo, Sri Lanka.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksda Yayan Sofiyan, yang membuka acara di Surabaya pada Selasa (24/3), menyebut kegiatan bertema “Sailing Together for Navy Brotherhood” ini bukan sekadar pelayaran biasa. Ini adalah misi diplomasi pertahanan yang strategis bagi Indonesia.

Baca Juga: Yonif 305 Tengkorak Gelar ToT untuk Persiapan Satgas dalam Misi Perdamaian

"Kegiatan ini merupakan implementasi diplomasi angkatan laut yang memberikan kontribusi positif pada politik luar negeri kita yang bebas aktif," ujar Yayan, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (25/3).

Para peserta APCS 2026 ini punya komposisi yang menarik. Ada 55 kadet dari negara Asean dan sahabat, 80 taruna tingkat II Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-73, hingga 6 pemuda-pemudi terbaik dari Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Sumatra Utara.

Asops KSAL Laksda Yayan Sofiyan
Momen Asops KSAL Laksda Yayan Sofiyan saat berbincang dan memberikan cinderamata kepada peserta kadet mancanegara di sela-sela pembukaan APCS 2026. (Foto: Dok. Dispenal)

Yayan menekankan, interaksi di atas kapal selama puluhan hari ini bertujuan untuk menanamkan jiwa persaudaraan angkatan laut (navy brotherhood). Harapannya, saat mereka nanti menjadi pemimpin di negara masing-masing, pondasi perdamaian dunia sudah terbentuk kuat.

Baca Juga: TNI AD Hadirkan Smart Car Dukung Literasi untuk Pelajar di Perbatasan

"Suatu saat, para kadet dan pemuda ini akan menjadi pemimpin di negaranya masing-masing. Jiwa Navy Brotherhood ini akan menjadi fondasi yang kuat untuk perdamaian dunia," tuturnya optimistis.

Dilepas KSAL di Jakarta

Setelah pembukaan di Surabaya, rombongan akan menuju Jakarta. Di sana, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dijadwalkan bakal melepas langsung pelayaran menuju rute internasional (Belawan dan Colombo).

Agenda besar ini pun mendapat dukungan penuh dari pimpinan tinggi TNI. Yayan menyebut misi ini selaras dengan penekanan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan KSAL Laksamana Muhammad Ali untuk memperkuat diplomasi maritim di kawasan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.