HANKAM

TNI Akan Gelar Latihan Gabungan 2023 di Dabo Singkep, Gunakan Luas Area 10 Hektare

pendaratan Amfibi
Latihan operasi pendaratan Amfibi di Dabo Singkep. (Foto: Dok. IDM)

Jakarta, IDM - TNI akan menggelar latihan gabungan (Latgab) 2023 di Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Dilansir keterangan resmi Puspen TNI, Selasa, (9/5) 30 orang dari Kodiklat TNI dan Mabes TNI yang dipimpin Direktur Pembinaan Manajemen (Dirbinjemen) Sesko TNI, Brigjen TNI Setio Budi telah melakukan peninjauan lokasi kegiatan Latgab 2023 tahapan pertama untuk bagian Kogabwilhan I.

"Selesai briefing, kami langsung meninjau tempat di Pusat Latihan Pertempuran Angkatan Laut Menara Tinjau, Dabo Singkep. Diperkirakan sekitar kurang lebih 10 hektar luasnya area digunakan Latgab TNI untuk mengasah kemampuan para prajurit TNI," kata Brigjen TNI Setio Budi.

Baca Juga: Siap Amankan KTT ke-42 ASEAN, TNI AU Kerahkan Pesawat Tempur F-16

Selain tempat tersebut lanjutnya, tim juga meninjau tempat Operasi Pertahanan Pantai (Opshantai).

Latgab
Kegiatan peninjauan lokasi latihan gabungan (Latgab) 2023 di Dabo Singkep, Kepulauan Riau. (Foto: Puspen TNI)

"Opshantai adalah operasi yang merupakan andalan untuk Kogabwilhan I karena terkait dengan laut. Kemudian dilanjutkan meninjau Pusat Latihan Pertempuran Marinir 9 Dabo Singkep. Markas tersebut sebagai alternatif tempat bagi pejabat untuk dijadikan Pasko Pejabat Teras TNI selama berlangsungnya Latgab TNI 2023 ke depan," kata Brigjen TNI Setio Budi.

Ia juga mengatakan penijnjauan medan di hari pertama, diakhiri di Lanal Dabo Singkep sebagai alternatif untuk kemungkinan dijadikan Pusat Posko, karena tempat tersebut terdapat parkir luas dan masuk keluarnya kendaraan sangat lancar dan aman.

Baca Juga: Tingkatkan Keamanan Perbatasan Laut, TNI AL dan AL Filipina Lakukan Ini

Latgab TNI 2023 untuk Kogabwilhan I materinya lengkap, seperti Operasi Udara Gabungan (Opsudgab), Operasi Latihan Gabungan (Opslagab), Operasi Pertahanan Pantai (Opshantai), Operasi Amphibi (Opsamphibi), Operasi Pendaratan Administrasi (Opsratmin) dan Operasi Dukungan.

Operasi Dukungan terdiri dari Operasi Dukungan Bantuan Tembakan (Opsdukbantem), Operasi Dukungan Cyber (Opsdukcyber) dan Operasi Dukungan Penerangan (Opsdukpen). (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.