HANKAM

TNI AD Ubah Lahan Tidur 200 Hektare Jadi Kawasan Agroforestry di Purwakarta

TNI AD
TNI AD membangun 200 hektare lahan pertanian dan menggandeng 302 petani di Kawasan Gunung Hejo, Purwakarta, Jawa Barat. (IDM/Faisal Ramadhan)

Purwakarta, IDM – TNI AD membangun 200 hektare lahan pertanian dan menggandeng 302 petani di Kawasan Gunung Hejo, Purwakarta, Jawa Barat. Kawasan ini jadi contoh Agroforestry dan diresmikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Rabu, (5/2/2025).

TNI AD
(IDM/Faisal Ramadhan)

Berdasarkan pantauan redaksi Indonesia Defense Magazine, Kamis, (6/2) lahan pertanian ini terbentang di area perbukitan dengan didominasi tanah merah yang tampak subur, sepanjang mata memandang puluhan petani dibimbing para Babinsa TNI AD tampak sibuk menanam, menggemburkan tanah dan menyemai bibit.

Baca Juga: Kapuslaiklambangjaau: Keselamatan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Harus Jadi Budaya

"Sebelumnya area ini adalah HGU PTPN dan ditanamin oleh pohon karet. Sekitar tahun 2017 pohon karet tersebut ada penebangan, kemudian areanya menjadi semak-semak dan dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menanam sayuran dan singkong. Kemudian di akhir tahun 2024 Angkatan Darat menggandeng Elevarm, platform layanan dan produk pertanian dan petani setempat mengolah lahan ini dengan penanaman pohon keras diantaranya pohon kelengkeng, pohon alpukat, pohon mangga, pohon petai, pohon durian, pohon manggis dan pohon sawo," kata Danramil 1903/Darangdan, Lettu Kav Unang Sunarya.

TNI AD
(IDM/Faisal Ramadhan)

Baca Juga: TNI AL Akan Ubah Doktrin Intelijen dan Peperangan Era Teknologi

Ia menjelaskan total Babinsa pendamping yang diturunkan untuk mendampingi petani adalah 32 orang dengan 1 orang Komandan Koramil.

"Total untuk babinsa di Koramil Daramil sebanyak 33 orang. Satu orang Daramil, 32 orang babinsa. Para Babinsa ini sudah dibekali pelatihan khusus pertanian sehingga mereka tinggal mengelobarasikan untuk para petani," kata Lettu Kav Unang Sunarya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.