TNI AD Terima 50 Unit Randis Operasional

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Darat (TNI AD) menerima bantuan Kendaraan Dinas (Randis) operasional berupa 50 unit kendaraan roda empat jenis MPV dari Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP).
Penyerahan bantuan Randis secara simbolis dilakukan oleh Ketua YKEP Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman dan diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD )Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di lapangan upacara Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (13/12/2023).
Baca Juga: Antisipasi Kedatangan Kapal Rohingya, Pangkoarmada I Laksanakan Patroli di Sabang
KSAD menyampaikan bahwa bantuan Randis dari YKEP ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi kepentingan operasional satuan di lingkungan Angkatan Darat dan berharap ke depannya bantuan ini dapat berlanjut.

"Saya berharap, YKEP dapat memberikan kembali pada tahap selanjutnya. Untuk pendistribusian kendaraan ini akan kita atur peruntukannya, sesuai prioritas kebutuhan satuan," ujar KSAD.
Menanggapi hal tersebut, Ketua YKEP menyampaikan bahwa, YKEP akan terus berupaya memberikan peningkatan kesejahteraan kepada prajurit TNI dan keluarganya, meliputi tiga hal, yaitu sosial, pendidikan dan keagamaan.
Baca Juga: Usai Dilantik, Pangkostrad Terbang ke Garut, Periksa Alutsista dan Persiapan Prajurit
"Kami di YKEP terus berupaya untuk memberikan peningkatan kesejahteraan kepada prajurit dan keluarganya. Salah satunya melalui bidang pendidikan berupa bea siswa pendidikan putra-putri prajurit," ungkap Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman.
Penyerahan bantuan Randis operasional ini juga disaksikan oleh Wakil KSAD, Pejabat Utama Mabesad, serta seluruh personel TNI dan PNS di lingkungan Mabesad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































