HANKAM

TNI AD Terapkan Pendekatan Smart Approach untuk Papua, Ini Penjelasannya

prajurit TNI
TNI memberikan pelayanan kesehatan untuk warga Papua. (Foto: Dok. Kodam XVII/Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono buka suara terkait penerapan atau pendekatan smart approach untuk Papua.

Penerapan ini muncul dari pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin usai melakukan Rapat dengan Komisi I di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (24/11).

Baca Juga: TNI AD Paling Besar Kirim Pasukan ke Gaza, Total 60 Persen

Menurut Donny, saat ini TNI AD menjalankan pendekatan tersebut melalui dua ranah utama, yaitu penanganan keamanan yang proporsional dan kegiatan teritorial yang bersifat membangun serta humanis.

"Untuk aspek keamanan, setiap langkah berjalan terkoordinasi, terukur, dan sangat selektif. Sementara itu, TNI AD terus memperkuat kegiatan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang meliputi Satgas Pamtas RI–PNG, pengamanan objek vital nasional, pengamanan pulau terluar berpenduduk, serta pengamanan VVIP," kata Donny di Jakarta, Rabu (26/11).

Lebih lanjut Donny menjelaskan bahwa di sisi lain, pilar terpenting dari smart approach adalah pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Baca Juga: TNI AD akan Siapkan Batalion Bantuan untuk Misi ke Gaza, Ini Tugasnya

"TNI AD melaksanakannya melalui program-program seperti TMMD, karya bakti, penanggulangan bencana, layanan kesehatan, serta pendampingan pertanian dan perikanan yang selama ini telah berjalan di berbagai wilayah Papua. Pendekatan ini ditujukan untuk membangun kepercayaan, membuka akses layanan dasar, serta mendorong stabilitas jangka panjang," kata Donny.

Dengan demikian, kata Donny implementasi smart approach oleh TNI AD di Papua tidak semata-mata berorientasi pada operasi keamanan, tetapi lebih pada perpaduan antara perlindungan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, dan dukungan pembangunan wilayah secara berkelanjutan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.