HANKAM

TNI AD Tambah Personel untuk Jaga Perbatasan RI-RDTL Sejauh 119,7 Km

Patroli malam
Patroli malam hari yang dilakukan Yonkav 6/Naga Karimata. (Foto: Instagram @yonkav6nagakarimata)

Jakarta, IDM - Dansatgas Yonkav 6/Naga Karimata, Letkol Kav Ronald Tampubolon memastikan akan menambah personel guna menjaga perbatasan RI-RDTL sejauh 119,7 kilometer (Km). Hal ini dikatakannya saat memimpin patroli jalan tikus di perbatasan RI-RDTL Sektor Barat tepatnya di desa Napan kecamatan Bikomi Utara beberapa waktu lalu.

"Di samping kegiatan peningkatan intensitas patroli jalan tikus di malam hari, Satgas Yonkav 6 juga melaksanakan penebalan jumlah anggota di pos yang memiliki banyak jalan tikus seperti Napan," kata Dansatgas dalam keterangannya seperti dikutip, Selasa, (25/6).

Baca Juga: Luhut Usul Anggaran Pushidrosal Diperbesar, KSAL: Sudah Koordinasi Bappenas, Semoga Ada Tambahan

Lebih lanjut Dansatgas menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan intensitas patroli jalan tikus di sepanjang garis batas negara terkhusus di malam hari.

"Dihadapkan dengan kondisi panjang perbatasan 119,7 km dan dislokasi antar pos satgas juga berjauhan sehingga menjadi hambatan tersendiri yaitu semua jalan tikus tidak bisa tercover oleh Satgas sehingga membutuhkan kerjasama yang erat dengan Kepolisian dan masyarakat," kata Dansatgas.

Baca Juga: Satgas Yonif 509 Kostrad Kembali Borong Hasil Tani dan Pedagang di Intan Jaya

Untuk diketahui, selama bertugas, jajaran pos Pamtas Satgas Yonkav 6 sudah puluhan kali menggagalkan penyelundupan baik miras, BBM, sembako di tapal batas dan semuanya sudah diserahkan ke beacukai atambua. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.