TNI AD Sudah Bangun 523 Jembatan, Paling Banyak Jenis Armco

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan saat ini TNI AD sudah membangun 532 unit jembatan di seluruh Indonesia.
"Jembatan ini dikerjakan oleh Satgas Jembatan yang bekerja siang malam tidak melihat waktu, tentunya untuk masyarakat," kata Donny di Jakarta, Jumat (29/5).
Baca Juga: JAT TNI AU Tampil sebagai Satu-satunya Tim Aerobatik Asing di Peringatan HUT ke-65 RBAF
Ia merinci dari total 532 jembatan paling banyak dikerjakan adalah jenis armco. Pengerjaan jembatan dilakukan di lokasi bencana di Sumatra. Rinciannya terdiri atas 69 jembatan bailey, 157 jembatan armco, 13 jembatan beton, dan 62 jembatan perintis.
Sementara itu, 223 jembatan lainnya dibangun di luar lokasi bencana. Jumlah tersebut terdiri atas dua jembatan bailey, 38 jembatan armco, 85 jembatan beton, dan 98 jembatan perintis.
"Keberadaan jembatan tersebut berdampak pada peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak bencana serta membantu pemulihan aktivitas ekonomi," kata Donny.
Ia menambahkan pembangunan jembatan masih terus berlangsung di sejumlah wilayah. TNI AD melalui Satgas Jembatan akan terus membangun infrastruktur penghubung guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di berbagai daerah.
Baca Juga: Cuaca Laut tak Menentu, Pos TNI AL Tambelan Wanti-wanti Soal Ini
Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto terus menggencarkan program percepatan pembangunan ratusan jembatan gantung dan darurat di seluruh Indonesia sebagai respons langsung atas kebutuhan masyarakat pedesaan dan daerah terdampak bencana.
Program yang melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) ini berfokus pada pemerataan konektivitas dan perbaikan infrastruktur.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































