Cuaca Laut tak Menentu, Pos TNI AL Tambelan Wanti-wanti Soal Ini

Jakarta, IDM – Cuaca di perairan laut yang sering kali berubah drastis menjadi perhatian serius jajaran TNI AL. Mengantisipasi potensi kecelakaan di laut, Personel Pos Angkatan Laut (posal) Pulau Tambelan di bawah jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII langsung bergerak menemui masyarakat maritim.
Aksi nyata tersebut berwujud komunikasi sosial (komsos) yang menyasar para nelayan lokal. Petugas secara persuasif mengingatkan para pencari nafkah di laut itu agar senantiasa waspada terhadap perubahan iklim mendadak serta melengkapi peralatan keselamatan sebelum berlayar.
Baca Juga: Satgas Yonif 521 Berbagi Kasih di Papua Pegunungan
"Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Kodaeral XII melalui Posal Tambelan dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus memperkuat keselamatan aktivitas masyarakat maritim di wilayah kerja Kodaeral XII," tulis Dispen Kodaeral XII dalam rilis resminya, Jumat (29/5).
Bukan sekadar mengedukasi masyarakat maritim, aparat berseragam loreng ini turut mengintensifkan kebersihan internal. Agenda pagi hari bermula dengan pembersihan markas demi memastikan kesiapan pangkalan serta kenyamanan lingkungan kerja sesuai program harian staf TNI (PHST).
Baca Juga: KSAU Ingatkan Prajurit TNI AU Jaga Integritas, Profesionalisme, dan Semangat Pengabdian
Selesai membenahi internal pangkalan, personel beralih memperketat pengawasan jalur logistik laut. Petugas memantau ketat proses bongkar muat barang hingga mobilitas penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 yang melayani rute Tanjung Uban menuju Tambelan di Pelabuhan ASDP Kecamatan Tambelan.
Melalui kombinasi pengawasan pelabuhan dan edukasi keselamatan tersebut, TNI AL berharap mampu meminimalisasi risiko fatalitas di laut. Langkah preventif ini sekaligus memastikan roda ekonomi masyarakat pesisir Tambelan tetap berputar aman.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































