HANKAM

TNI AD Siapkan Personel Terlatih untuk Hadapi Bencana Alam

Mayor Jenderal TNI
Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M. (Foto: Dok. Pendam IM)

JJakarta, IDM – Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M. memastikan TNI AD khususnya Kodam IM berkomitmen untuk menjadi garda terdepan membantu penanggulangan bencana. Karena hal ini ia membentuk Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB).

"Hal ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD, khususnya Kodam Iskandar Muda, dalam mendukung upaya tanggap darurat bencana serta memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat Aceh," kata Niko dalam keterangannya, Selasa, (8/10).

Baca Juga: Panglima TNI: Prajurit Harus Menguasai Alutsista Canggih

Ia menjelaskan personel yang disiagakan akan siap diterjunkan kapan pun diperlukan dan sudah terlatih.

"Kami selalu siap untuk bergerak cepat membantu masyarakat. PRCPB telah kami siapkan memiliki keterampilan dan kemampuan khusus dalam menghadapi berbagai jenis bencana, mulai dari evakuasi korban, penyelamatan, hingga distribusi bantuan kemanusiaan," jelas Niko.

Lebih lanjut katanya tak hanya personel, TNI AD juga menyiapkan alat utama sistem persenjataan (alutsista), termasuk kendaraan khusus untuk evakuasi, alat berat untuk membuka akses wilayah yang terisolasi, dan peralatan komunikasi canggih yang memungkinkan pemantauan situasi secara real-time di lapangan.

Baca Juga: KSAL Apresiasi Penerbang “Rajawali Laut Flight” di HUT Ke-79 TNI

"Kami tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga teknologi dan peralatan canggih untuk membantu mempercepat proses evakuasi dan penyelamatan. Dengan koordinasi yang baik bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya, kami siap melakukan upaya tanggap darurat yang maksimal," kata Niko.

Personel PRCPB diambil dari satu SSK tiap-tiap Satuan Tempur dan Sat Banpur di jajaran Kodam Iskandar Muda, yang sudah disiagakan dan siap diterjunkan kapan pun diperlukan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.