TNI AD Siagakan Prajurit di Objek Vital Nasional dan Wilayah Rawan Bencana

Jakarta, IDM – Menjelang hari raya Idulfitri 2026, TNI AD menurunkan sejumlah personel untuk menjaga wilayah tetap aman dan kondusif.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono ditemui di Mabesad, Kamis (12/3), mengatakan intensitas penjagaan tidak hanya di wilayah Ibu Kota Jakarta tetapi juga wilayah provinsi lainnya.
"Jadi tentunya pengamanan kita tidak hanya mengamankan ibu kota, tentunya objek-objek vital juga ada di daerah lainnya, contohnya Bandung, Jawa Barat, kemudian seperti di Banten terus di Surabaya itu, itu kan harus terus kita jaga," kata Donny.
Baca Juga: KSAL Bekali 189 Perwira Remaja TNI AL: Jaga Kedaulatan Perairan RI
Lebih lanjut selain penjagaan objek vital, fokus TNI AD juga di daerah-daerah rawan bencana.
"Kembali saya sampaikan, setiap wilayah mulai Kodam Iskandar Muda (IM) hingga Kodam XXIV/Mandala Trikora dan lainnya tetap disiagakan terhadap daerah rawan bencana, makanya baru-baru ini ada gelar apel kesiapsiagaan dimulai dari Jakarta, wilayah-wilayah lainnya semuanya seperti itu," kata Donny.
Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto baru saja memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (12/3).
Baca Juga: Cara TNI AL Perkuat Pertahanan: Berdayakan Potensi Maritim dan Pangan
Apel yang digelar di Lapangan Silang Monas Cawan Selatan itu diikuti sebanyak 3.363 personel gabungan TNI, Polri, serta instansi terkait.
Apel tersebut digelar untuk memastikan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar selain itu juga disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam selama masa mudik berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan segera. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































