KSAL Bekali 189 Perwira Remaja TNI AL: Jaga Kedaulatan Perairan RI

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memberikan pembekalan kepada ratusan perwira muda yang baru bergabung di TNI AL. Ia menegaskan, medan pengabdian mereka bukan di balik meja, melainkan di seluruh wilayah perairan Indonesia.
"Medan pengabdian kalian adalah seluruh wilayah perairan Indonesia, beserta wilayah pesisir dari Sabang hingga Merauke," tegas Ali kepada 189 perwira remaja di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Kamis (12/3).
Ali meminta para lulusan sekolah perwira prajurit karier 2026 ini tidak main-main dalam menjaga kedaulatan. Menurutnya, tantangan global saat ini menuntut prajurit yang tidak hanya berani, tapi juga profesional dan berkelas dunia.
Baca Juga: Dukung Operasi SAR ATR 42-500, Lanud Sultan Hasanuddin Raih Penghargaan dari Basarnas
Menariknya, 189 perwira baru ini punya latar belakang yang beragam. Mereka bukan cuman lulusan reguler, tapi ada juga 'pasukan ahli' yang direkrut lewat jalur program khusus.
Di barisan perwira remaja ini, ada dokter militer lulusan Universitas Pertahanan (Unhan), dokter spesialis, hingga para penerbang muda. Bahkan, TNI AL kini diperkuat oleh perwira yang merupakan atlet berprestasi di ajang SEA Games.
"Menjadi seorang perwira TNI AL berarti siap menghadapi tantangan global," kata Ali mengingatkan para dokter dan atlet yang kini berbaju loreng tersebut.
Baca Juga: TNI AD: Siaga 1 Bukan karena Konflik Timur Tengah
Sebagai pemimpin baru di satuan masing-masing, Ali mewanti-wanti soal integritas. Ia meminta nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit bukan cuma dihafal, tapi mendarah daging.
Pembekalan ini sendiri dilakukan setelah sebelumnya 796 perwira dilantik langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kini, 189 orang di antaranya resmi memulai tugas di berbagai satuan TNI AL di seluruh penjuru tanah air. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































