TNI AD Redam Perang Suku dan Evakuasi Warga di Tengah Konflik Pilkada

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodim 1714/Puncak Jaya bergerak cepat meredam konflik di jalur Poros Papua, tepatnya di depan Lapangan Amanah, Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Rabu (26/11).
Dilansir dari keterangan Penkodam XVII Cendrawasih, situasi konflik terjadi karena dua kubu calon Bupati Puncak Jaya terlibat aksi saling serang yang memicu perang panah di tengah keramaian. Konflik berawal dari kesalahpahaman terkait aturan adat saat pelaksanaan acara bakar batu.
Bentrok yang berlangsung cepat ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terjatuh dari kendaraan, serta tiga orang lainnya mengalami luka-luka terkena panah. Situasi yang memanas tersebut memicu kepanikan warga sekitar, termasuk anak-anak sekolah yang berada di area kejadian.

Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan mengatakan pihaknya melakukan pendekatan persuasif dengan mengumpulkan para kepala suku dari kedua kubu untuk melakukan perundingan dan mencari penyelesaian damai.

Baca Juga: Kadispenad: Ratusan Prajurit TNI AD Telah Dikerahkan Bantu Penanganan Bencana di Sumatera
“Saya bersama para kepala suku telah melakukan perundingan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesalahpahaman yang terjadi. Puji Tuhan, perang berhasil kami hentikan dan kini kondisi Kabupaten Puncak Jaya sudah kembali kondusif,” katanya.
Sementara itu, di tengah situasi mencekam, Babinsa Kodim 1714/PJ berperan sigap mengevakuasi anak-anak sekolah dan warga sipil dari lokasi konflik menuju Makodim 1714/PJ. Markas TNI tersebut menjadi tempat perlindungan sementara bagi masyarakat hingga kondisi dinyatakan aman. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































