HANKAM

TNI AD "Pasang Badan" Kawal Proyek Pertanian Modern di Papua Selatan

Proyek modernisasi pertanian
Proyek modernisasi pertanian di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. (Foto: Dok. Kodam XXIV/Mandala Trikora)

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Angkatan Darat dari Kodam XXIV/Mandala Trikora menyatakan kesiapannya untuk "pasang badan" demi mengawal kesuksesan program strategis nasional di sektor pertanian. Komitmen kuat TNI AD ini ditegaskan langsung oleh Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, saat mendampingi Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman meninjau proyek modernisasi pertanian di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (4/7).

Frits memastikan TNI AD akan memperkuat sinergi dengan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelaksanaan program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan di Papua Selatan berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Kolonel TNI AU Rampungkan Pendidikan Setara Lemhannas di Pakistan, Raih Gelar Master

Komitmen tersebut sejalan dengan pelaksanaan tugas TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan nasional sekaligus mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan ketahanan pangan sebagai salah satu fondasi utama ketahanan nasional.

"Ketahanan pangan adalah ketahanan negara. Kodam XXIV/Mandala Trikora akan terus bersinergi mengawal setiap program pemerintah agar berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Papua Selatan," kata Frits dikutip keterangan Penkodam XXIV/Mandala Trikora, Sabtu, (4/7).

Baca Juga: Arti Nomor pada Lambung KRI, Menandakan Jenis Kapal TNI AL

Dalam kesempatan tersebut, Frits mendampingi Mentan Amran meninjau langsung kawasan pertanian, menyaksikan demonstrasi penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, serta berdialog dengan para petani penerima manfaat program cetak sawah dan optimalisasi lahan.

Mentan Amran mengapresiasi perkembangan sektor pertanian di Merauke yang kini semakin maju melalui pemanfaatan mekanisasi modern, mulai dari traktor, drone pertanian, rice transplanter, hingga combine harvester. Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut mampu meningkatkan produktivitas lahan, mempercepat proses tanam dan panen, menekan biaya produksi, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.