HANKAM

TNI AD Lantik Ribuan Prajurit dengan Pangkat Prada

TNI AD
TNI AD kembali melantik ribuan personel dengan pangkat Prajurit Dua (Prada). (Foto: Dok. Kodam IX/Udayana)

Jakarta, IDM – TNI AD kembali melantik ribuan personel dengan pangkat Prajurit Dua (Prada). Mereka dilantik setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I TA 2026. Para prajurit ini sah melepas status sipil mereka dan resmi jadi anggota TNI AD.

Di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) II/Sriwijaya total ada 1.583 personel yang dilantik langsung oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis.

Kemudian di Rindam IX/Udayana total ada 1.407 personel yang siap mengemban tugas baru. Selanjutnya di Rindam XV/Pattimura total ada 976 yang dilantik.

Baca Juga: TNI AL Janji Buka Perkembangan Gugurnya Pratu Marinir Zalendra Secara Berkala

Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Sabtu (23/5), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam amanat tertulis saat upacara pelantikan menyampaikan bahwa, momen sakral ini menandai transformasi besar fisik dan mental para pemuda pilihan dari masyarakat biasa menjadi benteng pertahanan negara.

​Maruli memastikan kehadiran para Tamtama Remaja baru ini membawa energi segar yang sangat strategis bagi penguatan Batalion Teritorial Pembangunan. Satuan khusus ini diproyeksikan sebagai tulang punggung TNI AD dalam menghadapi tantangan multidimensional, di mana prajurit tidak hanya dituntut siap bertempur, tetapi juga harus adaptif dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana serta mendukung pembangunan wilayah.

Selama dua bulan digembleng secara intensif lewat skema 20 latihan terpadu, mereka kini telah dibekali kemampuan militer dasar yang tangguh berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Baca Juga: Hapus ‘Kubu-kubuan’, TNI AL Rombak Sistem Pendidikan Perwira

​Lebih lanjut, Maruli mengingatkan agar para prajurit baru tidak cepat berpuas diri, karena pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal pengabdian panjang.

Diakhir amanatnya, Maruli menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran penyelenggara pendidikan, pelatih, dan pengasuh di lembaga pendidikan yang telah berhasil menyukseskan program Dikmata ini dengan aman dan lancar.

Keberhasilan transisi para prajurit muda ini juga diakui tidak lepas dari dukungan moral serta doa tulus dari para orang tua yang turut menyaksikan putra-putra terbaiknya siap mendarmabaktikan hidup bagi bangsa dan negara. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.