TNI AD Kumpulkan 446 Komandan Satuan, Meminimalisir Ancaman Ideologi Bangsa

Jakarta, IDM - 14 November 2025, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi menutup Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat di Banyumas, Jawa Tengah.
Kegiatan ini dihadiri 446 pejabat Dansatkowil dari seluruh Indonesia dan tema yang diusung dalam kegiatan tersebut adalah “Kesiapan Satuan Komando Kewilayahan Dalam Melaksanakan Pembinaan Teritorial Guna Mendukung Sishankamrata”
Dilansir dari keterangan Dispenad, Senin (17/11), Maruli pada kesempatan tersebut menyoroti pentingnya peran satuan kewilayahan untuk memberikan pengetahuan dan pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara kepada masyarakat.
Baca Juga: 2.050 Bintara dan Tamtama Tiba di Tanah Sumatera, Siap Perkuat Yon Teritorial Pembangunan
Menurutnya bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga kekuatan mental dan ideologis masyarakat sebagai bagian dari elemen pertahanan nonfisik.
Lebih lanjut orang nomor satu di Angkatan Darat ini juga berharap bekal ilmu yang saat Apel ini dapat diimplementasikan dalam penugasan sehari-hari. Sehingga melalui peran para Dansatkowil, potensi ancaman terhadap ideologi bangsa dapat diminimalisir dan ketahanan mental masyarakat semakin kuat.
“Intinya hayati apa yang menjadi tugas tanggung jawab kita. Karena ini akan menjadi bekal anda semua nanti ke depan, serta lebih bermanfaat pada masyarakat dan menjadikan kita betul-betul jadi institusi yang siap untuk mempertahankan negara dan bangsa ini,” kata Maruli.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lanud Adi Soemarmo Peroleh Bantuan Alsintan dari Pemda Karanganyar
Kemudian Maruli juga mengingatkan pentingnya menjaga kultur TNI dengan memelihara dua elemen kekuatan pertahanan, yakni fisik dan nonfisik tersebut. Ia menekankan perlunya kemampuan satuan kewilayahan untuk terus melakukan pembaruan pemikiran dan inovasi agar dapat menyesuaikan diri dengan dinamika perkembangan zaman.
“Kita awali dengan mengupdate potensi pertahanan kita ini dengan mengikuti perkembangan zaman ini melalui diskusi–diskusi yang berkala sehingga menciptakan ide atau inovasi yang sesuai dengan dinamika yang dihadapi,” kata Maruli.
Untuk diketahui, selama kegiatan Apel Dansatkowil Terpusat Tahun 2025, para peserta menerima berbagai pemaparan strategis dari sejumlah pejabat dan tokoh nasional, di antaranya Gubernur Jawa Tengah, Panglima TNI yang diwakili Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Kepala BIN, Wamen ATR/BPN, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, Dirjen Perkebunan Kementan RI, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Danpusterad, serta pejabat utama Mabesad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































