TNI AD: Kondisi Terkini di Yalimo Kondusif, Prajurit yang Terluka Sudah Membaik

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana memastikan kondisi pascakerusuhan di Yalimo, Papua Pegunungan sudah kondusif.
"Yalimo saat ini situasi sudah kondusif, kegiatan aktivitas masyarakat sudah berjalan dengan baik, sekarang sudah dilaksanakan pembenahan-pembenahan, kerugian material termasuk ada korban yang luka itu sudah dalam perawatan," kata Wahyu di Monas, Jakarta, Sabtu (20/9).
Baca Juga: Prajurit TNI Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jaga Asrama Militer dari Ancaman Sabotase
Lebih lanjut Wahyu mengatakan enam prajurit TNI AD yang dikabarkan terkepung saat kerusuhan juga kondisi sekarang sudah membaik.
Ia memastikan ke depan TNI AD akan menjadikan kejadian seperti ini jadi faktor pembelajaran bersama termasuk perihal rasisme.
"Jadi banyak faktor yang bisa menjadi bahan pelajaran untuk kita semua. Artinya yang utama salah satu faktornya adalah komunikasi. Komunikasi terutama apabila permasalahan itu sudah terjadi. Harus ada komunikasi dari pihak-pihak yang berkompeten. Itu harus ada tokoh agama atau tokoh masyarakat yang bisa dijadikan panutan, itu apabila telah terjadi. Sebelum terjadi, tentu menjadi bahan pelajaran juga, harus ada edukasi. Harus ada penjelasan untuk semua bahwa persatuan itu penting," kata Wahyu.
Baca Juga: Kadispenad Bantah Ada Kultur Kekerasan di TNI AD
Hal ini kata Wahyu terus jadi perhatian TNI AD. Bukan cuma di Yalimo saja, tapi juga di seluruh wilayah tanah air.
"Persatuan itu sangat-sangat mahal nilainya. Untuk itu hal-hal yang bisa memicu pertikaian harus mulai diedukasi masyarakat mulai sekarang. Itu yang juga kita ingatkan kepada jajaran kita di seluruh tanah air. Bukan cuma di Yalimo saja, tapi juga di seluruh wilayah tanah air," tutup Wahyu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































