HANKAM

TNI AD Kirim 450 Prajurit ke Papua Selatan

Yonif 126/KC
TNI AD mengirim prajurit Yonif 126/KC yang masuk dalam Satgas Pamtas RI-PNG. (Foto: Pendam)

Jakarta, IDM – TNI AD kembali mengirim prajuritnya ke Papua. Kali ini adalah prajurit Yonif 126/KC yang masuk dalam Satgas Pamtas RI-PNG. Upacara pemberangkatan pasukan dipimpin oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto di Dermaga 104 Belawan beberapa waktu lalu.

Dilansir keterangan dari Pendam I/BB, Rabu, (9/4) pasukan yang dikirim berkekuatan 450 prajurit yang dipimpin Komandan Satgas, Letkol Inf M. Syahrin Yahya Ginting ini akan bertugas selama kurang lebih satu tahun di wilayah Boven Digoel, Papua Selatan.

Baca Juga: Sebanyak 639 Personel di Papua Naik Pangkat

Dijelaskan pula, sebelum diterjunkan ke daerah operasi, para prajurit akan menjalani latihan pratugas di Pusdikpassus Batujajar, Bandung. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan di medan tugas.

Pangdam I/BB menegaskan bahwa penugasan ini adalah amanah besar yang diberikan kepada prajurit terbaik guna menjaga kedaulatan NKRI dari berbagai potensi ancaman di wilayah perbatasan.

“Tugas ini tidak hanya soal keamanan, tetapi juga menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah dari berbagai potensi gangguan seperti aksi kelompok bersenjata dan infiltrasi,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Personel Lanud Adi Soemarmo Naik Pangkat

Pangdam juga mengingatkan para prajurit untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat melalui kegiatan pembinaan teritorial. “Kedekatan dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan tugas. Pastikan kehadiran kalian membawa rasa aman dan nyaman bagi mereka,” tambahnya.

Usai upacara pemberangkatan, acara dilanjutkan dengan prosesi tepung tawar sebagai bentuk doa dan harapan keselamatan bagi para prajurit. Suasana khidmat terasa ketika Pangdam bersama Ketua Persit KCK Daerah I/BB, Ny. Galuh Rio Firdianto, membagikan tali asih kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.