HANKAM

TNI AD Kirim 400 Prajurit Kapuas, Jaga Wilayah Papua Barat dan Barat Daya

Batalyon Infanteri 642/Kapuas
400 prajurit dari Batalyon Infanteri 642/Kapuas tiba di Pelabuhan Lantamal XIV/Sorong, di Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu, (3/8/2024). (Foto: Pendam Kasuari)

Jakarta, IDM – TNI AD mengirimkan 400 prajurit dari Batalyon Infanteri 642/Kapuas atau Yonif 642/Kps untuk Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kewilayahan Papua Barat Dan Papua Barat Daya.

Baca Juga: Usai Rimpac 2024, KRI RE Martadinata Akan Tiba di Indonesia Akhir Agustus

Kedatangan prajurit ini langsung disambut Danrem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Aswin Kartawijaya. Mereka tiba menggunakan Kapal KRI Teluk Bintuni-502 di Pelabuhan Lantamal XIV/Sorong, di Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu, (3/8/2024)

"Sejumlah 400 Prajurit yang akan insert menggantikan Yonif 407/PK yang akan purna tugas. Mereka akan tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Bintuni, Manokwari selatan, Fak Fak, Kaimana, Pegaf dan Wondama," kata Kolonel Aswin dikutip dari keterangan Pendam Kasuari, Sabtu, (3/8).

Baca Juga: Pangdam Sriwijaya Minta Warga Jangan Gunakan Senpi Rakitan dan Bakar Hutan

Ia menjelaskan nantinya para prajurit langsung melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan menyiapkan untuk pelaksanaan Upacara yang akan di buka oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.