TNI AD Kerahkan Pasukan Bantu Wilayah di Indonesia yang Terendam Banjir

Jakarta, IDM - Memasuki awal tahun 2023, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami banjir di antaranya di wilayah Bangkalan dan Semarang. Terkait musibah ini TNI AD mengerahkan pasukannya langsung turun ke lapangan.
Berikut beberapa catatan bantuan dari TNI AD yang dirangkum berdasarkan keterangan resmi Dispenad diterima redaksi Senin, (2/1).
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf memberikan bantuan sekaligus meninjau wilayah dan warga masyarakat terdampak banjir di Kampung Kauman Dusun Kauman Timur Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan dan Kecamatan Sampang, Minggu (1/1).
Bantuan yang diberikan Pangdam V/Brawijaya kepada warga masyarakat terdampak banjir sejumlah 250 KK meliputi 400 bungkus makanan siap konsumsi, 50 paket sembako dan 10 dus air mineral.

Pangdam juga meninjau wilayah dan warga masyarakat terdampak banjir sejumlah 7.572 KK yang tersebar di empat desa di Kabupaten Sampang meliputi Desa Pangelen, Desa Kamoning, Desa Tanggumung dan Desa Pasean.
Adapun bantuan yang diberikan Pangdam kepada warga masyarakat terdampak banjir di wilayah Kab. Sampang meliputi 10.000 nasi bungkus, 250 dus mie instan, 50 dus air mineral dan bantuan 2 unit LCR yang diserahkan langsung kepada Bupati Sampang.
Bantuan berikutnya, TNI AD melalui Bekangdam IV/Diponegoro mengerahkan enam unit perahu karet jenis Landing Craft Rubber (LCR) dan menggelar dapur lapangan untuk membantu penanganan banjir di Semarang, Jawa Tengah.

Enam unit LCR yang dikerahkan tersebut untuk membantu evakuasi masyarakat yang terdampak banjir dan tidak terjangkau oleh kendaraan karena tingginya banjir ke tempat-tempat pengungsian.
Baca: Nostalgia Prabowo dengan Eks Anak Buah, Bahas Kepemimpinan Hingga Hadiah untuk Prajurit Berprestasi
Selain itu, perahu-perahu karet milik TNI AD ini juga membantu mendistribusikan makanan berupa nasi bungkus yang diproduksi di dapur lapangan yang digelar di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Semarang. Dari dapur lapangan Bekangdam IV/Diponegoro ini, 2000-4000 nasi bungkus bisa diproduksi dalam satu kali memasak, dan untuk penanganan banjir ini dilaksanakan produksi tiga kali sehari. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































