HANKAM

TNI AD Kerahkan Alat Berat Pulihkan Infrastruktur Pascabencana di Tapteng

Excavator
Satgas Gulbencal Kodam I BB tengah membersihkan lumpur pascabencana longsor dan banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Kamis (29/1). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabanjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara.

Langkah ini dilakukan Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I Bukit Barisan guna membuka kembali akses transportasi dan mendukung aktivitas masyarakat terdampak, Kamis (29/1).

Baca Juga: TNI–Polri Gelar Layanan Kesehatan Keliling, Sasar Warga Terdampak Bencana di Sumatra

Excavator dan bulldozer dikerahkan secara berkelanjutan untuk membersihkan material longsor serta lumpur banjir yang menutup badan jalan di beberapa desa dan kelurahan. Dengan begitu, mobilitas warga yang sempat terhambat dapat segera kembali normal.

Tak hanya memulihkan jalur penghubung, alat berat juga digunakan untuk membersihkan pemukiman warga dan fasilitas umum, termasuk sekolah. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan layak agar masyarakat bisa kembali beraktivitas.

Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menegaskan bahwa pengerahan alat berat merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar infrastruktur segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya dikutip dari siaran pers TNI AD, Jumat (30/1).

Baca Juga: Revolusi Seragam TNI lewat Teknologi Nano Fotokromik

Satgas Gulbencal Kodam I BB juga menata Tempat Pembuangan Akhir (TPA) demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pascabencana, sekaligus meminimalisasi dampak lanjutan akibat penumpukan sampah dan material sisa banjir.

Seluruh penanganan dilakukan bertahap sesuai skala prioritas, melalui sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.