HANKAM

TNI AD Kebut Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana di Sumatra

Huntap
Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI AD kebut pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pascabencana di Sumatra. Kali ini dibawah kordinator Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) para prajurit membangun 104 unit Huntap yang berlokasi di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Dilansir dari keterangan Dispenad, Minggu (22/2), Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran langsung meninjau progres pembangunan Huntap tersebut. Ia memastikan kehadiran personel TNI untuk membantu proses pengerjaan sekaligus memastikan keamanan di lokasi pembangunan sebagai bagian dari komitmen mendukung percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Masyarakat Distrik Ilu Temui Aparat TNI-Polri Usai Penembakan Pilot-Pedagang Kios, Minta Bandara Dibuka Lagi

“Penyediaan hunian layak ini diharapkan menjadi titik balik bagi warga Desa Kuala Cangkoi untuk bangkit dari trauma bencana. Dengan fasilitas yang memadai, masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan menata masa depan di lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” kata Ali.

Ia menjelaskan hingga saat ini, dari total 104 unit yang ditargetkan, sebanyak 57 unit telah rampung sepenuhnya dan siap huni.

"Setiap unit Huntap dibangun dengan spesifikasi tipe 36 di atas lahan berukuran 8×15 meter. Seluruh unit yang telah selesai telah dilengkapi instalasi listrik dan lantai keramik, sehingga siap ditempati warga," kata Ali.

Baca Juga: Ini Metode Interaktif Marinir yang Bikin Siswa Perbatasan RI-Malaysia Paham Nasionalisme

Salah seorang warga Desa Kuala Cangkoi, Aminah (45), mengungkapkan rasa syukurnya atas progres pembangunan yang dinilai sangat cepat. Ia mengaku telah lama menantikan kepastian tempat tinggal setelah rumahnya rusak akibat banjir.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Menko Polkam, Pak Danrem dan Bupati. Selama ini kami merasa khawatir setiap kali hujan deras turun, tetapi dengan adanya rumah bantuan ini, kami merasa jauh lebih aman. Kami sudah tidak sabar untuk segera menempatinya,” ujarnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.