TNI AD Gelar Rapat Pembentukan 100 Batalyon Teritorial

Jakarta, IDM – TNI AD menggelar rapat rencana pembentukan 100 Batalyon TA. 2025. Hal ini diketahui dari postingan instagram resmi Kodam XIV/Hasanuddin, @kodam.hasanuddin dilihat Senin, (6/1).
Dalam postingan tersebut dijelaskan Asisten Perencanaan Kodam (Asrendam) XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Choirul Anwar didampingi para Asisten dan Kazidam XIV/Hasanuddin, mengikuti Vicon Rencana Pembentukan 100 Batalyon TA. 2025, bertempat di Ruang Vicon Puskodalops Kodam XIV/Hasanuddin, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Senin (6/1/2025).
Baca Juga: Kodiklatal Luluskan 10 Prajurit Berkemampuan Siber
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran Kepala Staf Angkatan Darat Bidang Manajemen & Reformasi Birokrasi (Waasrena Kasad Bidang Jemen RB) Brigadir Jenderal TNI Eko Hariyanto yang diikuti secara daring dan luring oleh seluruh jajaran TNI AD, membahas tentang rencana strategis pembentukan 100 Yonif teritorial pembangunan.
Hingga saat ini belum diketahui rencana pembangunan 100 Yonif ini akan berlangsung kapan.
Baca Juga: TNI AL Gelar Patroli Keamanan Laut di Perairan Nabire
Sementara itu, sebelumnya dihubungi Indonesia Defense Megazine, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan TNI AD ke depan memang sedang fokus pada pembangunan dan perbaikan sarana di satuan-satuan.
"Kita fokus dalam 20 tahun ke depan (pencapaian Visi TNI AD) ke pembangunan Postur TNI-AD. Dalam postur ada yang dinamakan Pembangunan Kekuatan (ini implementasinya penambahan gelar satuan untuk mendukung pertahanan pulau Besar dan gugusan pulau strategis) dan Pembinaan Kekuatan (termasuk melengkapi fasilitas serta MRO/Harwat Alutsista) dalam rangka menjaga kesiapan operasional satuan. Semuanya dilaksanakan secara proporsional sesuai kemampuan anggaran negara," kata Wahyu. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































